- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kuba di Ujung Tanduk, Trum...
Kuba di Ujung Tanduk, Trump Beri Peringatan Keras: 'Mereka Harus Capai Kesepakatan'
Selasa, 17 Feb 2026, 17:05 WIBWASHINGTON -Â Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi bahwa pemerintahannya tengah menjalin komunikasi intensif dengan Kuba di tengah pengetatan blokade ekonomi terhadap negara kepulauan tersebut.
Dalam pernyataannya saat menuju Washington, Senin (16/2/2026), Trump menyebut Menteri Luar Negeri Marco Rubio memimpin langsung pembicaraan tersebut. Meski melabeli Kuba sebagai "negara gagal", Trump memberikan sinyal kuat bahwa kesepakatan harus segera dicapai guna mengakhiri krisis energi dan ekonomi yang kian menjerat Havana.
âKami sedang berbicara dengan Kuba sekarang,â kata Trump kepada wartawan dalam perjalanan menuju Washington.Â
Trump menyebut Menteri Luar Negeri Marco Rubio memimpin pembicaraan tersebut. âMereka benar-benar harus mencapai kesepakatan,â tambahnya.
Trump menyebut Kuba sebagai ânegara yang gagal.â
âKita lihat saja bagaimana hasilnya nanti. Namun Kuba dan kami sedang berbicara. Sementara itu, ada embargo, tidak ada minyak, tidak ada uang,â ujarnya.
Ketika ditanya apakah ia akan mempertimbangkan operasi militer seperti yang dilakukan di Venezuela, Trump mengatakan tidak ingin menjawab pertanyaan tersebut.
âMengapa saya harus menjawab itu? Jika saya melakukannya, itu bukan operasi yang terlalu sulit, seperti yang bisa Anda bayangkan, tetapi saya rasa itu tidak akan diperlukan,â katanya.
ASÂ telah kembali memberlakukan blokade terhadap Kuba dan menyatakan niatnya untuk menggulingkan pemerintahan komunis negara tersebut dengan berbagai cara.
Washington juga memberlakukan embargo terhadap pengiriman bahan bakar ke negara kepulauan itu, yang sebelumnya telah menghadapi kekurangan pasokan yang parah.
ASÂ sebelumnya berhasil menghentikan pasokan minyak ke Kuba dari Meksiko dan Venezuela, dan dalam kasus terakhir, pasukan AS menangkap Presiden Nicolas Maduro.
Washington juga mengumumkan niatnya untuk memberlakukan bea masuk impor yang setara terhadap barang-barang dari negara yang memasok bahan bakar ke Kuba.
- amerika serikat
- donald trump
- kuba
- marco rubio
- hubungan as-kuba
- embargo kuba
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Kuba di Ambang Krisis, AS Melunak Izinkan Bantuan Minyak dari Russia
-
BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah di Indonesia Akan Diguyur Hujan Ringan pada Selasa
-
Konsumsi Pertamax periode lebaran 2026 naik
-
3.367 Pelajar Lolos SNBP 2026 di Universitas Jember dari 13.755 Pendaftar
-
Trump Tak Puas dengan Tawaran Iran Buka Selat Hormuz
-
PMI Bertahan di Zona Ekspansi: Manufaktur Indonesia Tetap Tangguh di Tengah Tekanan Global
-
AS Harus Luncurkan 7.800 Satelit Demi Wujudkan Ambisi Golden Dome
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.