Hanya 12 Hari, TNI 'Sulap' Jembatan Agam yang Hancur Jadi Kokoh Kembali, Siap Diresmikan

Selasa, 17 Feb 2026, 17:15 WIB

LUBUK BASUNG - Harapan warga Jorong Pauah Taruno, Nagari Koto Malintang, Kabupaten Agam, untuk memiliki akses transportasi yang layak kini segera terwujud. 

Hanya dalam waktu 12 hari, jajaran TNI dari Kodim 0304/Agam bersama masyarakat setempat berhasil mengebut pembangunan jembatan armco yang sempat hancur diterjang banjir bandang akhir tahun lalu. Jembatan sepanjang enam meter tersebut kini telah mencapai progres 90 persen dan dijadwalkan akan diresmikan secara resmi pada 23 Februari 2026 mendatang.

Ket. Foto: Komandan Kodim (Dandim) 0304/Agam Letkol Inf. Slamet Dwi Santoso bersama Anggota DPRD Agam Alber dan pemerintah nagari sedang meninjau jembatan armco di Jorong Pauah Taruno, Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Selasa (17/2). — Sumber: ANTARA/HO-anggota DPRD Agam Alber

Komandan Kodim (Dandim) 0304/Agam Letkol Inf Slamet Dwi Santoso di Lubuk Basung, Selasa, mengatakan progres pembangunan jembatan armco dengan panjang enam meter dan lebar enam meter sudah mencapai 90 persen.

"Progres pembangunan sudah mencapai 90 persen dan insya Allah diresmikan pada 23 Februari 2026," katanya saat meninjau pembangunan jembatan armco bersama anggota DPRD Agam Alber dan pemerintah nagari setempat.

Ia mengatakan pembangunan jembatan tersebut selama 12 hari melibatkan puluhan anggota TNI dan masyarakat setempat.

Dengan semangat masyarakat dan TNI, serta Pemerintahan Nagari Koto Malintang membuat pengerjaan ini bisa terlaksana dengan cepat dan tidak ada masalah di lapangan.

Ditambah dorongan penuh oleh anggota DPRD Agam Alber membuat pelaksanaan pembangunan jembatan ini bisa dikebut.

"Atas dukungan semua pihak, pembangunan bisa berjalan dengan baik. Kita siap membantu pembangunan jembatan yang rusak akibat banjir bandang yang melanda daerah itu," katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Agam Alber menambahkan jembatan Sungai Sapek Jorong Pauah Taruno, Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya rusak terdampak banjir bandang melanda daerah itu pada 27 November 2025.

Akibatnya, akses transportasi masyarakat membawa hasil perkebunan dan anak sekolah cukup terganggu, karena mereka harus berputar ke daerah lain.

"Dengan kondisi jembatan penghubung antarnagari rusak, Dandim 0304 Agam membangun jembatan armco untuk mempermudahkan akses masyarakat," katanya.

Wali Jorong Ambacang Iswandi mengucapkan terima kasih kepada TNI dan anggota DPRD Agam yang telah membangun jembatan tersebut, sehingga jembatan bakal rampung beberapa hari ke depan.

Bentuk dukungan dari masyarakat, mereka ikut dalam membangun dan termasuk berpartisipasi memberikan bantuan makan dan minum setiap hari.

  • tni ad
  • jembatan armco agam
  • kodim 0304 agam
  • slamet dwi santoso

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.