Bina Marga dan Transjakarta Berkolaborasi Perbaiki Jalur Layang Koridor 13

Selasa, 17 Feb 2026, 17:30 WIB

JAKARTA - Jajaran Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Transjakarta menggelar kerja bakti sebagai bentuk komitmen menjaga infrastruktur kota tetap prima. Kegiatan ini difokuskan pada jalan layang khusus bus Transjakarta Koridor 13 sepanjang 9,4 kilometer.

Kerja bakti dilakukan mulai dari Halte Rawa Barat hingga Halte JORR yang menjadi bagian penting jalur operasional bus Transjakarta. Jalur layang tersebut merupakan infrastruktur strategis yang setiap hari melayani mobilitas ribuan warga Jakarta.

Ket. Foto: Jajaran Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Transjakarta menggelar kerja bakti sebagai bentuk komitmen menjaga infrastruktur kota tetap prima. Kegiatan ini difokuskan pada jalan layang khusus bus Transjakarta Koridor 13 sepanjang 9,4 kilometer. — Sumber: Berita Jakarta

Kegiatan ini melibatkan seluruh unsur, mulai dari Dinas dan Suku Dinas Bina Marga di lima Kota Administrasi hingga Unit Peralatan Perbekalan, UP4BM, UP Tanah, serta Pusat Data dan Informasi Bina Marga. Seluruh personel dikerahkan untuk memastikan area koridor dalam kondisi bersih dan aman.

Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, mengatakan kegiatan ini merupakan lanjutan dari agenda kerja bakti #JagaJakartaBersih. Program tersebut sebelumnya digelar pada 8 Februari lalu sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Ia menyampaikan, seluruh insan Bina Marga bahu-membahu membersihkan koridor dari sampah dan material yang berpotensi mengganggu fungsi jalan. Pembersihan juga difokuskan pada saluran air untuk memastikan tidak ada penyumbatan yang dapat memicu genangan.

"Fokus utama kegiatan ini adalah menjaga kebersihan jalur serta memastikan tali-tali air dan mulut air berada dalam kondisi ideal dan bebas sumbatan," ujarnya, Selasa (17/2).

Menurut Wenny, saluran yang bersih dan lancar menjadi kunci utama dalam mencegah genangan, terutama saat hujan deras melanda Jakarta. Genangan air dinilai berpotensi merusak konstruksi jalan layang jika tidak segera diantisipasi.

Ia menambahkan, genangan juga dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna transportasi umum, khususnya layanan Transjakarta yang melintas di Koridor 13. Oleh karena itu, perawatan rutin dinilai menjadi langkah preventif untuk menjaga kualitas infrastruktur.

Selain pembersihan saluran dan badan jalan, petugas juga melakukan penambalan pada sejumlah titik jalan yang berlubang. Langkah cepat tersebut dilakukan untuk mencegah kerusakan meluas dan memastikan permukaan jalan tetap aman dilalui bus.

Upaya perbaikan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan standar pelayanan publik di sektor transportasi. Infrastruktur yang terawat dinilai mendukung kelancaran mobilitas warga dan meminimalkan risiko gangguan operasional.

"Dinas Bina Marga DKI Jakarta optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," tandasnya.

Kerja bakti di Koridor 13 ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam menjaga kebersihan dan ketahanan infrastruktur kota. Kolaborasi lintas unit tersebut juga menunjukkan sinergi antarinstansi dalam memastikan fasilitas publik tetap berfungsi optimal.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.