Tim SAR Parangtritis Siagakan 100 Personel Amankan Tradisi Padusan di Pantai Bantul

Senin, 16 Feb 2026, 14:43 WIB

BANTUL - Pantai-pantai di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta ramai dikunjungi warga yang ingin mandi-mandi atau padusan sebelum memasuki bulan suci puasa Ramadan1447 Hijriah/2026.

Tim SAR Pantai Parangtritis Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menyiagakan sekitar 100 personel untuk pengawasan wisata pada tradisi padusan atau menyucikan diri jelang puasa. 

Ket. Foto: Ilustrasi: Wisatawan memadati bibir Pantai Parangtritis pada momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. — Sumber: ANTARA

"Momen padusan menjadi salah satu perhatian kami dan sudah menjadi kebiasaan warga masyarakat pada momen padusan datang ke pantai berbondong bondong bermain air, dan untuk personel kita siapkan lebih dari 100 orang," kata Sekretaris SAR Parangtritis Rodhiva Wahyu Widho Santosa di Bantul, Senin.

Menurut dia, sekitar 100 personel SAR gabungan tersebut bersiaga melakukan pengawasan di sepanjang Pantai Parangtritis dan Pantai Depok atau wilayah yang jadi kewenangannya, untuk mengawai masyarakat yang datang ke pantai untuk bermain air.

Dia mengatakan momen padusan atau tradisi membersihkan diri jelang Ramadhan biasanya dilakukan masyarakat dengan main air di pantai sehari sebelum waktu puasa, sehingga diperkirakan untuk puasa 2026 momen tersebut dilakukan pada Selasa (17/2).

"Saat ini kita juga ada beberapa anggota baru di SAR Parangtritis, sehingga nantinya kita akan fokuskan ke pengawasan wisata pantai, khususnya pada libur padusan tahun ini," katanya.

Menurut dia, sekitar 100 personel SAR yang diterjunkan tersebut jumlahnya dua kali lipat dibandingkan dengan hari biasa ataupun saat libur yang rata-rata sekitar 35 sampai 40 personel per hari. Hal itu karena potensi lonjakan kunjungan wisatawan ke pantai saat padusan.

"Karena kami mendapatkan informasi, nantinya akan banyak yang berkunjung ke kawasan pantai, sehingga kami akan berusaha lebih memfokuskan diri, artinya memang momen padusan sudah menjadi kearifan lokal, kalau main ke pantai pasti nyemplung," katanya.

Sebagai persiapan pengawasan padusan, lanjut dia, pada Senin (16/2) malam dilakukan apel pengamanan agar personel siap melakukan siaga pengawasan pada pagi harinya atau Selasa (17/2) dan berlanjut piket shift berikutnya.

"Jadi, mulai besok pagi sudah ada personel yang siaga, kemudian dilanjukant dengan shift berikutnya. Jadi tidak ada waktu kekosongan petugas tidak ada. Jadi di pergantian shift pun kita masih tetap ada yang jaga," katanya.

Pihaknya berharap tidak ada kejadian kecelakaan laut yang menimpa wisatawan saat padusan, meski begitu personel SAR Parangtritis siap mengantisipasi ketika terjadi kondisi yang membahayakan pengunjung pantai.

"Kami juga siapkan peralatan pendukung, seperti satu unit jet ski dan satu unit perahu jukung, untuk mengantisipasi apabila terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan yang menimpa pengunjung pantai," katanya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.