Wamen Ekraf Ungkap Platform Streaming Musik Sarana Promosi Musik Indonesia

Minggu, 15 Feb 2026, 00:10 WIB

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar menilai platform streaming musik sebagai salah satu sarana promosi musik Indonesia. Hal tersebut disampaikannya ketika melakukan audiensi dengan Spotify.

Irene menyebut, hal ini bertujuan memperkuat komunikasi antara pemerintah dan pelaku industri digital dalam mendorong kemajuan sektor musik nasional. Menurutnya, pemerintah merupakan penghubung antar pelaku industri dalam membuka peluang promosi maupun menyelesaikan hambatan.

Ket. Foto: Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar — Sumber: Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan

“Kami mengapresiasi peran platform digital seperti Spotify yang tidak hanya menjadi sarana distribusi musik. Tetapi juga mendukung promosi artis melalui fitur kreatif, konten video pendek, hingga program pelatihan dan masterclass bagi musisi Indonesia,” kata dia di Jakarta, Jumat (13/2).

Melalui audiensi, baginya, merupakan ruang dialog arah kebijakan dan prioritas pengembangan ekonomi kreatif. Kemudian, pihaknya juga membahas peluang kolaborasi dalam memperkuat ekosistem musik Indonesia.

Sementara itu, pihak Spotify turut memaparkan roadmap kebijakan dengan fokus memperbesar pendapatan industri musik secara keseluruhan. Selain itu, pihaknya berkomitmen memperbaiki aliran pembayaran royalti agar lebih efisien dan transparan.

“Spotify ingin menjadi mitra pemerintah dan pemegang hak musik untuk memperkuat sektor musik sekaligus meningkatkan transparansi. Kami melaporkan secara terbuka jumlah royalti yang dibayarkan dan menunjukkan bagaimana artis dapat berkembang melalui platform kami,” kata Regional Director for Government Affair MEA & JAPAC Spotify, Imad Mesdoua.

Diketahui, Spotify mencatat lebih dari 11 miliar dolar Amerika Serikat dalam bentuk royalti kepada pemegang hak musik pada tahun 2025. Namun, sistem tersebut menghadapi tantangan metadata, basis data lintas wilayah, serta proses lisensi yang berbeda-beda di setiap negara.

Kompleksitas ini berpotensi menimbulkan keterlambatan pembayaran hingga mengurangi visibilitas hak cipta. Karena itu, pembenahan sistem yang lebih rapi dan transparan menjadi perhatian bersama. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.