Jelang Ramadhan, Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng untuk 33,2 Juta Keluarga

Minggu, 15 Feb 2026, 19:15 WIB

Jakarta - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menugaskan Perum Bulog menyalurkan bantuan pangan beras dan minyak goreng kepada 33.244.408 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) guna menjaga daya beli dan stabilitas harga pangan nasional menjelang Ramadhan 1447 Hijriah.

Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan pemerintah melalui Bapanas telah resmi memberi penugasan penyaluran cadangan pangan pemerintah (CPP) tahun 2026 kepada Perum Bulog untuk menyalurkan bantuan kepada warga yang berhak menerima.

Ket. Foto: Bapanas tugasi Bulog salurkan beras-minyak goreng bagi 33,2 juta KPM alokasi Februari-Maret 2026. — Sumber: Antara

"Salah satunya Bulog diminta untuk melakukan penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng kepada 33.244.408 penerima untuk alokasi Februari dan Maret (2026)," kata Amran dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (15/2).

Dalam surat Kepala Bapanas nomor 204/TS.03.03/K/02/2026 tanggal 11 Februari disebutkan penyaluran agar dilakukan satu kali secara sekaligus setelah terbit anggaran di Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Bapanas.

Adapun jumlah beras yang disalurkan adalah sebanyak 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter per penerima untuk alokasi satu bulan.

Adanya penugasan itu berdasarkan hasil high level meeting Tim Pengendalian Inflasi Pusat (HLM TPIP) tahun 2026 yang dipimpin Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan surat Menteri Sekretaris Negara yang menyampaikan persetujuan Presiden Republik Indonesia terhadap stimulus ekonomi berupa diskon transportasi dan bantuan pangan.

Amran menuturkan pemerintah sesuai komando Presiden Prabowo Subianto terus berupaya menjaga harga pangan selama Ramadhan hingga Idul Fitri. Salah satunya dengan pengguliran kembali program bantuan pangan ke masyarakat yang paling membutuhkan bantalan ekonomi.

Ia mengajak seluruh pihak menjaga harga pangan selama Ramadhan, sejalan arahan Presiden agar kebijakan terus berpihak kepada rakyat Indonesia.

"Bapak Presiden kita pernah tiga kali sehari menelpon (menanyakan) bagaimana harga pangan? Beliau selalu katakan, jaga rakyat dan terus berpihak pada rakyat," ujar Amran.

Oleh karena itu, lanjut Arman, dalam rangka menjaga stabilitas pasokan harga pangan, Bapanas melaksanakan langkah strategis, salah satunya penyaluran bantuan pangan 10 kilogram dan 2 liter minyak goreng selama dua bulan kepada 33,2 juta KPM.

Diketahui, secara kuantitas untuk penyaluran dua bulan secara sekaligus tersebut, Bulog akan mengeluarkan stok beras sejumlah 664,8 ribu ton dan minyak goreng 132,9 ribu kiloliter. Demi pelaksanaan program prorakyat tersebut, anggaran yang disiapkan pemerintah sebesar Rp11,92 triliun.

Berdasarkan laporan yang disusun Bapanas, per 13 Februari total stok beras nasional di Bulog mencapai 3,53 juta ton. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3,34 juta ton merupakan stok cadangan beras pemerintah (CBP). Sisanya 188,5 ribu ton merupakan stok beras komersial. Untuk stok minyak goreng yang ada di Bulog masih terdapat sekitar 15 ribu kiloliter.

Untuk realisasi program bantuan pangan beras dan minyak goreng yang telah terlaksana sebelumnya telah mencapai 18.167.117 penerima di seluruh Indonesia. Bantuan pangan beras dan minyak goreng yang telah selesai per 31 Januari 2026 lalu, telah berhasil mendistribusikan beras sebanyak 363,3 ribu ton dan minyak goreng 72,6 ribu kiloliter.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Istana Negara, Jakarta (11/12/2025) juga melaporkan kesiapan pemerintah dalam pengguliran kembali program bantuan pangan.

Menko Airlangga juga meminta keterlibatan pemerintah daerah dalam implementasi program itu.

"Bantuan pangan akan dibagikan di bulan Februari itu terdiri dari 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng dengan anggaran Rp11,92 triliun. Nah, ini pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan untuk bisa menjaga kelancaran logistik," papar Airlangga.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.