Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

HPSN 2026 di Surabaya: Aksi Bersih Pantai Massal Dorong Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

📅 Minggu, 15 Feb 2026, 16:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
HPSN 2026 di Surabaya: Aksi Bersih Pantai Massal Dorong Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Doc: Antara
Ket. Kegiatan bersih Pantai Kenjeran Surabaya.

Surabaya - Ribuan partisipan mengikuti aksi korve bersih pantai yang digelar secara masif di Pantai Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur, dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 dengan tema "Kolaborasi untuk Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI)".

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Minggu (15/2), mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Pemkot Surabaya terhadap instruksi Presiden  Prabowo Subianto terkait pelestarian lingkungan hidup dan pengelolaan sampah.

Ia menekankan kebersihan adalah tanggung jawab bersama bukan sekadar tugas pemerintah. Pihaknya berkomitmen untuk menjalankan program pemerintah pusat tersebut secara konsisten mulai dari level akar rumput.

“Saya ingin momentum HPSN 2026 ini menjadi awal untuk memulai gerakan pemilahan sampah dari tingkat rumah tangga di setiap perkampungan dan bersinergi dengan Kampung Pancasila,” kata Eri Cahyadi.

Dalam arahannya Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk membuat aturan jenis sampah yang boleh diangkut saat kerja bakti, mengingat banyaknya warga yang membuang perabotan, seperti kursi dan kasur, saat kerja bakti saluran atau lingkungan.

“Saya sering keliling dan banyak melihat saat kerja bakti yang keluar dari rumah bukan sampah saluran atau ranting pohon, tapi kursi rusak dan kasur. Ini namanya bukan kerja bakti, tapi aji mumpung titip buang sampah besar. Jika warga ingin membuang furnitur bekas harusnya dibuang di luar jadwal kerja bakti rutin,” katanya.

Sebagai efek jera, Eri Cahyadi akan memperkuat koordinasi dengan Pengadilan Negeri untuk memberikan denda besar bagi warga yang membuang sampah sembarangan, seperti melempar dari dalam kendaraan atau membuangnya ke sungai.

“Dendanya jangan diringankan lagi supaya jadi pelajaran," ucapnya.

Terkait kondisi pantai, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mencatat saat ini sampah plastik mulai berkurang, namun sampah popok bayi masih mendominasi. Menanggapi hal ini, Pemkot Surabaya akan memasang pembatas atau penahan sampah di perbatasan aliran sungai dan pemukiman.

"Kita akan pasang pembatas sampah di hulu, tengah, dan hilir. Surabaya ini posisinya di hilir, semua sampah dari atas lari ke sini seolah-olah Surabaya yang kotor. Dengan pembatas ini, kita akan tahu sampah itu kiriman atau warga lokal yang buang, supaya edukasinya bisa tepat sasaran,” katanya.

Kepala DLH Kota Surabaya Dedik Irianto menjelaskan peringatan HPSN di Kota Surabaya dilakukan serentak dengan aksi kerja bakti di kawasan Pantai Batu-batu dan di wilayahnya masing-masing.

"Target kita adalah membentuk perilaku hidup bersih. Pak Wali Kota Eri Cahyadi juga mengarahkan agar setiap kantor melakukan korve atau pembersihan lingkungan kantor setiap pagi sebelum mulai bekerja," kata Dedik.

Menurutnya, kesadaran warga dalam melakukan pemilahan sampah terus menunjukkan tren yang lebih baik. Meski demikian tingginya mobilitas penduduk (orang datang dan pergi) menjadi tantangan tersendiri.

“Kami berkomitmen untuk terus melakukan edukasi dan sosialisasi secara berulang karena perubahan populasi yang cepat di kota besar, seperti Surabaya ini,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.