- Home
-
- Megapolitan
-
- Progres 92 Persen! Taman B...
Progres 92 Persen! Taman Bendera Pusaka Resmi Maret 2026 dan Beroperasi 24 Jam
Sabtu, 14 Feb 2026, 01:55 WIBJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau progres pembangunan Taman Bendera Pusaka di Jalan Barito I, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/2). Dengan progres mencapai 92 persen, taman ini ditargetkan siap diresmikan pada Maret 2026.
"Sekarang progres pembangunan taman telah mencapai 92 persen. Saya mengharapkan pada Maret 2026 taman seluas 5,6 hektare ini dapat diresmikan," ungkapnya.
Pramono menjelaskan, Taman Bendera Pusaka akan terintegrasi dengan kawasan sekitar dan dilengkapi jogging track sepanjang 1,2 kilometer. Sejumlah pekerjaan tahap akhir masih berlangsung, termasuk pembangunan terowongan penghubung dari Taman Langsat ke Taman Leuser yang melintasi Jalan Kiai Maja serta jembatan penghubung antara Taman Ayodya dan Taman Langsat.
Selain sebagai ruang terbuka hijau (RTH), taman ini juga dirancang memiliki fungsi pengendalian banjir. Di dalam kawasan tersebut dibangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) oleh Dinas Sumber Daya Air untuk menjaga kualitas air tetap bersih dan tidak berbau.
"IPAL dibangun di sini supaya airnya tidak berbau, menjadi lebih bersih, sekaligus berfungsi sebagai pengendali banjir di area ini," ujar Gubernur Pramono.
Taman Bendera Pusaka juga dilengkapi berbagai fasilitas olahraga dan rekreasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Fasilitas tersebut meliputi lapangan padel, playground, serta lapangan multifungsi untuk bulu tangkis dan basket.
Pramono menegaskan seluruh fasilitas olahraga di taman tersebut dapat digunakan secara gratis oleh warga. Ia juga meminta Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta memastikan aspek perawatan dilakukan secara optimal agar kualitas fasilitas tetap terjaga.
Dari sisi keamanan, taman ini dipasangi 127 titik CCTV yang tersebar di berbagai sudut kawasan. Sistem pengawasan tersebut diharapkan mampu menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung selama beraktivitas.
Taman Bendera Pusaka direncanakan beroperasi selama 24 jam dengan konsep pencahayaan estetik. Penataan lighting juga akan mempercantik pepohonan sehingga kawasan tetap menarik saat malam hari.
Pemprov DKI Jakarta turut menyediakan ruang bagi pelaku UMKM untuk berjualan di dalam kawasan taman. Namun, pelaku usaha yang dapat beroperasi akan melalui proses kurasi oleh Jakarta Experience Board (JXB) guna menjaga kualitas dan ketertiban.
"Sebelum diresmikan, kita lakukan uji coba terlebih dahulu," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum menjelaskan, taman ini mengusung konsep integrasi biru dan hijau. Saat musim kemarau, kawasan berfungsi sebagai taman, sedangkan pada musim hujan mampu menampung debit banjir dari wilayah hulu dengan intensitas curah hujan hingga 150 milimeter sebelum dialirkan ke sungai.
"Taman ini didesain sebagai semi-storage atau waduk retensi, sehingga pada musim hujan sebagian area dapat tergenang sementara sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir. Semoga taman ini dapat bermanfaat bagi warga Jakarta," ujarnya.
- Ruang Publik
- Ruang Terbuka Hijau
- RTH
- Fasilitas Umum
- pengendali banjir jakarta
- Pemprov DKI Jakarta
- Tata Ruang
- Taman Kota
- dinas sda dki jakarta
- Taman Bendera Pusaka
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
IWDF 2026 Digelar, Jakarta Perkuat Posisi Sebagai Kota Global dengan Libatkan 1.200 Penari
-
Peran Organisasi Keagamaan dalam Pembangunan Sosial Jakarta Menurut Wagub Rano Karno
-
Strategi Pemprov DKI Jakarta Aktivasi Taman Ismail Marzuki sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
-
Upaya Pemprov DKI Bangun Kota Inklusif Melalui Semangat Paskah di Kota Tua
-
Fasilitas Belum Optimal dan Picu Macet, Dishub DKI Evaluasi Total CFD Koridor Rasuna Said
-
Dorong Peran BUMD DKI Sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Selenggarakan BUMD Leaders Forum
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.