Bapanas Gelar Gerakan Pangan Murah

Sabtu, 14 Feb 2026, 00:55 WIB

JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di 1.218 titik seluruh Indonesia, Jumat 13 Februari 2026. Program ini digelar untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Setiap titik menyalurkan rata-rata 10 ton komoditas pangan. Program tersebut melayani sekitar 500 kepala keluarga per lokasi.

Ket. Foto: — Sumber: Bapanas

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman turut memantau pelaksanaan melalui dialog virtual dengan gubernur dan bupati. Ia menegaskan harga tidak boleh melampaui Harga Eceran Tertinggi yang ditetapkan pemerintah.

“Tidak boleh ada harga di atas HET, kalau melanggar akan ditindak tegas,” ucap Amran di Pasar Tani, Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

Ia pun meminta pengawasan diperketat selama Ramadan dan Idulfitri.

Pemerintah mengklaim stok beras nasional mencapai 3,4 juta ton pada Februari 2026. Cadangan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan disiapkan 1,5 juta ton dengan harga maksimal Rp12.500 per kilogram.

“Stok kita tertinggi sepanjang sejarah, jadi tidak ada alasan harga naik,” kata dia.

Ia juga menyebut minyak goreng tersedia 700 ribu ton dengan harga maksimal Rp15.700 per liter.

Dalam dialog virtual, Pemerintah Provinsi Maluku Utara melaporkan harga daging sapi mencapai Rp150 ribu per kilogram. Angka tersebut berada di atas Harga Eceran Tertinggi yang ditetapkan pemerintah.

“Harga daging di Maluku Utara Rp150 ribu per kilogram,” demikian laporan yang disampaikan dalam forum tersebut. Amran langsung memerintahkan penelusuran terhadap pemasok dan importir sapi.

“Cek siapa importirnya dan siapa yang mensuplai, kalau tidak diturunkan kami cabut izinnya,” ucap Amran.

Ia juga meminta Satgas menelusuri Rumah Potong Hewan (RPH) dan distributor terkait.

Amran menegaskan penindakan harus menyasar pelaku usaha besar yang melanggar ketentuan. Ia meminta aparat tidak mengganggu pedagang kecil di lapangan.

“Jangan ganggu pedagang kecil, cari sumbernya dan tindak yang besar,” ucap dia.

Pemerintah akan mengevaluasi distribusi jika ditemukan pelanggaran berulang. ils/I-1

  • Bapanas

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

Pacu Daya Saing sebagai Kota Global, Pemprov DKI Dorong Penguatan Ekosistem Musik

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

Pasar-pasar Sepi Pengunjung, DPRD Banjarmasin Dorong Perlunya Penataan Ulang

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.