• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Bambang Paimo Bersepeda Je...

Bambang Paimo Bersepeda Jelajahi 4 Negara, Kisah Inspiratif yang Bikin Kagum

Jumat, 13 Feb 2026, 01:00 WIB

Bambang Hertadi Mas (68), kembali melakukan perjalanan bersepeda jarak jauh. Kali ini penjelajah yang lebih dikenal dengan nama Bambang "Paimo" ini, berniat menyusuri Sungai Mekong dari Luang Prabang, Laos, hingga Saigon, Vietnam. 

Perjalanan menempuh jarak 1.800 kilometer itu akan melintasi empat negara, yakni Laos, Tailan, Kamboja, dan Vietnam, melalui rute, Luang Prabang - Phonsavan - Pakxan - Bueng Kan - Mukdahan - Savanaketh - Pakse - Thang Beng - Attapeu - Plei Can - KonTum - Ho Chi Minh City. "Namun baru saja mendapat kabar, bahwa paspor WNI tidak boleh memasuki perbatasan darat, jadi harus merevisi rute kembali tanpa masuk Kamboja. Rutenya, beberapa ruas adalah bagian yang pernah saya lewati dalam perjalanan tahun 1997 dan 2009," kata Bambang, Kamis (12/2) yang sudah berada di Don Mueang, Tailan. 

Ket. Foto: Bambang Paimo bersepeda menjelajahi 4 negara — Sumber: Ist

Bambang menargetkan perjalanan memakan waktu sekitar satu bulan. Ia akan menempuh jarak antara 60 - 80 kilometer per harinya, "Mengingat banyak jalan belum beraspal, faktor cuaca, dan juga faktor usia," ia menjelaskan. 

Bambang dikenal sebagai salah satu penjelajah bersepeda jarak jauh, yang melakukan aktivitasnya hampir setiap tahun. Salah satu perjalanan yang paling fenomenal adalah Trans Atacama Cycling Trip, 2006, menempuh jarak 5423,8 kilometer, dari Kota La Paz, Bolivia, hingga Punta Arenas, Magallenas-Cile. "Istirahat cuma saat pandemi Covid-19 berlangsung," katanya. 

Kegiatan itu ia lakukan sebagai perwujudan merayakan dengan rasa suka cita kehidupan yang diberikan oleh Penguasa Alam Semesta, "Nyawiji manunggaling Gusti".

Bambang, yang pernah bekerja di PT Eigerindo Multi Produk Indonesia, memperkirakan semua rute yang harus ia tempuh kali ini berat, mengingat kemampuannya yang terbatas. Ia hanya akan selalu berusaha untuk mengatasi setiap masalah dan tantangan yang ada.

"Setiap perjalanan selalu berisiko, banyak campur tangan Tuhan dalam setiap perjalanan dan saya selalu bersandar pada kekuatanNya," kata Bambang, ayah seorang anak, buah kasihnya dengan istri yang bekerja sebagai  dosen Universitas Kristen Maranatha. Bandung.(PR)

  • Bambang Paimo bersepeda

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.