Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penertiban Parkir Liar di Setiabudi Selatan Melibatkan 30 Personel Gabungan

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 23:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penertiban Parkir Liar di  Setiabudi Selatan Melibatkan 30 Personel Gabungan Doc: Antara

Jakarta - Petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan mencabut pentil 19 kendaraan roda dua yang kedapatan parkir liar di Jalan Setiabudi Selatan, Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi.

"Untuk Jalan Setiabudi Selatan ini sudah beberapa kali dilakukan penertiban, namun masih banyak pengendara yang membandel," kata Pengendali Operasional Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Ebenezer Lumban Tobing di Jakarta, Rabu.

Ebenezer mengatakan, penertiban melibatkan sekitar 30 personel gabungan dari unsur TNI dan Polri. "Penertiban akan terus dilakukan hingga mereka benar-benar jera," katanya.

Selain Operasi Cabut Pentil (OCP), penindakan dilakukan dengan metode angkut jaring.

Dalam kegiatan penertiban yang dilakukan tersebut, petugas berhasil mendapati 15 kendaraan parkir liar yang kemudian diangkut menggunakan jaring dan empat kendaraan lainnya dikenakan OCP 

"Sebanyak 15 kendaraan yang diangkut langsung dibawa ke Kantor Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan untuk selanjutnya dikenakan sanksi berupa berita acara pemeriksaan tilang," katanya.

Diharapkan melalui penertiban ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas dapat meningkat. Selain itu, penertiban juga diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan lainnya.

Dia mengimbau masyarakat untuk memperhatikan rambu-rambu lalu lintas dan tidak parkir di tempat yang bukan peruntukannya. "Parkir liar ini mengganggu pejalan kaki serta menimbulkan kemacetan yang merugikan banyak pihak," katanya.

Seorang warga setempat, Ikhsanul mengapresiasi langkah petugas dalam menertibkan parkir liar di kawasan tersebut.

Menurut dia, parkir liar kerap mengganggu arus lalu lintas dan menyebabkan kemacetan panjang, terutama pada jam pulang kerja.

"Kalau sudah jam pulang kerja, jalanan sangat padat dan macet karena banyak kendaraan yang parkir liar," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Megapolitan
Bangunan Sekolah Dasar di K...
Megapolitan
Jenazah ABK Arupadhatu 1 Be...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.