- Home
-
- Luar Negeri
-
- Parade Langka Enam Planet ...
Parade Langka Enam Planet Berbaris Sejajar akan Terjadi Akhir Bulan Ini
Rabu, 11 Feb 2026, 00:02 WIBWASHINGTON DC - Para penggemar antariksa akan dimanjakan di akhir bulan ini karena enam planet akan tampak berdekatan di langit malam
Fenomena ini, yang dikenal sebagai parade planet atau kesejajaran planet, terjadi ketika setidaknya empat atau lima planet dapat terlihat bersamaan, menurut NASA. Pada tanggal 28 Februari, para pengamat bintang akan memiliki kesempatan untuk melihat Merkurius, Venus, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus sejajar di langit â menjadikan ini pertunjukan planet yang langka.
Mengapa parade planet terjadi?
Fenomena ini terjadi karena planet-planet mengorbit matahari pada bidang datar yang hampir sama, yang dikenal sebagai bidang ekliptika. Meskipun setiap planet bergerak dengan kecepatan dan jarak yang berbeda, ada kalanya beberapa planet tampak sejajar dari perspektif Bumi.
Kesejajaran tersebut hanyalah efek visual semata, karena pada kenyataannya, planet-planet tersebut tetap berjarak jutaan hingga miliaran kilometer satu sama lain.
Apakah ini pernah terjadi sebelumnya?
Ya. Pada tanggal 27 Februari 2025, tujuh planet termasuk Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus berbaris dalam pemandangan langka yang tidak akan terlihat lagi hingga tahun 2040.
Pada saat peristiwa tersebut terjadi, Greg Brown, seorang astronom di Royal Observatory Greenwich, mengatakan kepada PA Media: âKelompok tiga, empat, atau bahkan lima planet yang terlihat bukanlah hal yang tidak biasa, dan sering muncul sepanjang tahun⦠Tetapi semakin banyak planet yang terlibat, semakin banyak hal yang perlu disejajarkan agar terlihat sekaligus. Hal ini membuat parade tujuh planet secara penuh menjadi cukup langka.â
Planet mana saja yang bisa dilihat dengan mata telanjang?
Menurut NASA, kesempatan untuk mengamati banyak planet sekaligus dapat berlangsung dari beberapa minggu hingga lebih dari sebulan, karena pergerakan planet lambat dan bertahap. Beberapa orang dapat menyaksikan kesejajaran ini sejak akhir pekan ini, tetapi yang membuat tanggal 28 Februari sangat istimewa adalah planet-planet akan berada dalam kelompok yang paling rapat dan beberapa planet dapat terlihat bersamaan di langit malam.
Empat planet â Merkurius, Venus, Mars, dan Jupiter â akan terlihat dengan mata telanjang. Namun, Uranus dan Neptunus memerlukan teropong atau teleskop karena mereka mengorbit di wilayah luar tata surya yang dingin dan jauh. Merkurius mungkin kadang-kadang sulit dilihat karena posisinya yang rendah di dekat cakrawala.
Kapan waktu terbaik untuk menyaksikan parade planet?
Waktu optimal untuk mengamati susunan bintang tersebut adalah sekitar 30 menit setelah matahari terbenam setempat, dengan Star Walk merekomendasikan para pengamat untuk melihat ke arah barat bagian bawah, idealnya dengan pandangan yang tidak terhalang dan kondisi cuaca cerah.
NASA menjelaskan bahwa agar sebuah planet dapat terlihat tanpa bantuan optik, planet tersebut harus berada setidaknya beberapa derajat di atas cakrawala, dengan 10 derajat atau lebih tinggi sebagai posisi terbaik.
âIni sangat penting karena atmosfer Bumi di dekat permukaan tanah meredupkan benda-benda langit saat mereka terbit atau terbenam,â kata NASA, menambahkan: âBahkan planet-planet terang pun menjadi sulit atau tidak mungkin untuk dilihat ketika mereka terlalu rendah, karena cahaya mereka tersebar dan diserap dalam perjalanannya menuju mata Anda.â
Di mana kita bisa menyaksikan parade planet?
Susunan tersebut akan terlihat oleh orang-orang di seluruh dunia, tetapi karena 28 Februari adalah tanggal median, pemirsa di berbagai belahan dunia mungkin dapat melihat parade tersebut beberapa hari sebelum atau sesudah tanggal tersebut.
Menurut Star Walk, pemandangan terbaik akan terjadi pada 25 Februari untuk São Paulo, 28 Februari untuk Athena, New York, Mexico City dan Tokyo, 1 Maret untuk Beijing, Berlin, London dan Mumbai, serta 2 Maret dari Reykjavik.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Garuda Indonesia Pastikan Kesiapan Haji 2026, Fokus Layanan Inklusif dan Ramah Lansia
-
Wacana Pemotongan Gaji Menteri hingga 25 Persen Belum Jelas
-
Waspada! Peredaran Uang Palsu Pecahan Rp100 Ribu di Bogor, Polisi Bongkar Kasusnya!
-
Drama Kejar-kejaran di Bireuen, Polisi Gagalkan Transaksi 1,5 Kg Sabu 'Bungkus Alpukat'
-
Awak Artemis II dalam Perjalanan Pulang
-
Kerja Sama RI–Korea: Internet Lebih Stabil, Data Kian Aman, Talenta AI Diperkuat
-
Harga Cabai Rawit Merah Capai Rp119.400/Kg, Daging Ayam Rp52.150/Kg
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.