Dari Sungai Pontianak, ASDP Hadir Jaga Konektivitas Berkelanjutan
Selasa, 10 Feb 2026, 17:57 WIBPONTIANAK â Di Kalimantan Barat, sungai bukan sekadar bentang alam, melainkan jalur kehidupan yang menggerakkan mobilitas warga sekaligus distribusi logistik antarwilayah. Dari aktivitas harian masyarakat hingga pergerakan kebutuhan pokok, transportasi sungai menjadi penghubung utama yang menjaga roda ekonomi dan sosial tetap berputar.
Sejalan dengan peran strategis tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memperkuat layanan penyeberangan sungai agar mobilitas masyarakat dan arus logistik antarwilayah tetap terhubung secara andal dan berkelanjutan.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa peran layanan penyeberangan di Pontianak melampaui fungsi transportasi semata. Sungai, menurutnya, merupakan nadi kehidupan masyarakat yang menghubungkan berbagai peluang ekonomi dan sosial di Kalimantan Barat.
âKami memahami sungai bukan hanya jalur perjalanan, tetapi sumber kehidupan masyarakat. Karena itu, layanan penyeberangan kami hadir sebagai solusi mobilitas yang andal, mendukung aktivitas harian, memperlancar distribusi logistik, menguatkan perdagangan lokal, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,â ujar Heru dalam ke.
Saat ini, ASDP melayani sejumlah lintasan angkutan sungai, di antaranya Rasau JayaâTeluk Batang, Rasau JayaâPinang Luar, Parit SaremâSungai Nipah, Sumber AgungâSeponti Jaya, Sungai DekanâKuala Buayan, Sungai AsamâSunyat, Jangkang IIâTeluk Malike, SumpitâCeremai, hingga Sungai Bulan Kampung Baru. Seluruh lintasan tersebut menjadi penghubung penting aktivitas masyarakat pesisir dan kawasan pedalaman.
Sepanjang tahun 2025, layanan ini mencatat mobilitas sebesar 1.184 penumpang dan 187.668 unit kendaraan. Angka tersebut menegaskan fungsi strategis transportasi sungai sebagai tulang punggung konektivitas regional yang menjaga kelancaran arus manusia maupun barang.
Jaga Stabilitas Harga
General Manager ASDP Cabang Pontianak, Adolf Dwidahana, menambahkan bahwa layanan penyeberangan tidak hanya memudahkan perjalanan, tetapi juga menopang distribusi pangan seperti beras, cabai, jagung, dan umbi-umbian. Kelancaran distribusi ini turut menjaga stabilitas harga pasar, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus memperkuat ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Konektivitas sungai juga membuka peluang sektor pariwisata. Wisatawan kini lebih mudah menjangkau destinasi unggulan seperti Kapuas River Cruise, Tugu Khatulistiwa, hingga Masjid Raya Mujahidin yang menjadi kebanggaan daerah.
Sebagai operator penyeberangan nasional, ASDP berkomitmen terus menjaga mobilitas masyarakat melalui layanan yang semakin andal, aman, dan optimal, agar konektivitas sungai tetap menjadi kekuatan pembangunan berkelanjutan bagi negeri.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Pemprov Jakarta Akan Menyelenggara Open House Akbar di Monas
-
Pemkab Natuna Padamkan Kebakaran Lahan 3 Hektare
-
Akademisi Undana: Pembatasan Medsos Anak Harus Diimbangi Literasi Digital
-
Pemerintah Genjot Dinas Ekraf di Daerah, Target Perluas Akses Pelaku Usaha Kreatif
-
Intelijen Russia Perintahkan Pengusiran Diplomat Inggris, London Menolak
-
Seleksi Nasional Timnas U18 untuk Asia Cup 2026
-
Cara Cek CCTV Jalan Tol Lewat Aplikasi Travoy untuk Mudik Lebaran 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.