Penanganan Banjir Pasar Cipulir: Wagub Rano Cek Eskalator Halte Transjakarta

Senin, 09 Feb 2026, 18:05 WIB

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meninjau Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (9/2), guna memastikan penanganan pascabanjir berjalan baik dan fasilitas publik kembali berfungsi optimal. Ia menegaskan penanganan banjir di kawasan tersebut terus dilakukan secara bertahap dan terukur.

Rano menjelaskan, Pasar Cipulir berada di titik terendah Jalan Raya Ciledug dan dikelilingi aliran Kali Pesanggrahan yang membentuk pola menyerupai tapal kuda. Kondisi geografis ini membuat kawasan pasar kerap terdampak banjir setiap kali intensitas hujan meningkat.

Ket. Foto: Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meninjau Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (9/2), guna memastikan penanganan pascabanjir berjalan baik dan fasilitas publik kembali berfungsi optimal. Ia menegaskan penanganan banjir di kawasan tersebut terus dilakukan secara bertahap dan terukur. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Sejak dulu Pasar Cipulir memang sering terdampak banjir karena posisinya berada di titik terendah dan dikelilingi aliran Kali Pesanggrahan," ujar Rano.

Selain genangan air, banjir juga menyebabkan kerusakan turap Kali Pesanggrahan di pintu masuk pasar. Dampaknya, tembok pagar pembatas pasar sepanjang kurang lebih 33 meter dilaporkan mengalami amblas.

Rano menyampaikan, persoalan tersebut telah dibahas bersama Gubernur DKI Jakarta dalam rapat terbatas dan menjadi perhatian serius Pemprov DKI. Penanganan diprioritaskan mengingat Pasar Cipulir merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi warga.

"Kita berupaya secepat mungkin melakukan penanganan, apalagi menjelang bulan puasa dan Hari Raya ketika aktivitas masyarakat di pasar meningkat," tuturnya.

Sebagai tindak lanjut, Perumda Pasar Jaya telah melakukan sosialisasi Proyek Pembangunan Rumah Pompa Cipulir pada 3 Februari 2026. Kegiatan ini dilakukan bersama Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Proyek tersebut meliputi pemasangan pipa saluran air bawah tanah serta pembangunan rumah pompa. Pekerjaan fisik direncanakan mulai akhir Maret atau awal April 2026 dan ditargetkan rampung pada Desember 2026 untuk meningkatkan kapasitas pengendalian genangan di kawasan Pasar Cipulir.

Sementara itu, Suku Dinas SDA Jakarta Selatan mulai melakukan perbaikan turap Kali Pesanggrahan sejak Senin (9/2). Estimasi waktu pengerjaan perbaikan turap tersebut sekitar 30 hari, bergantung pada kondisi cuaca dan debit air sungai.

Selama masa penanganan, pompa air mobile juga dioperasikan untuk membantu penyedotan genangan. Langkah ini dilakukan karena intensitas hujan di wilayah Jakarta masih tergolong tinggi.

"Saat ini penanganan difokuskan pada penyedotan air terlebih dahulu, sementara perbaikan fisik berat dilakukan setelah kondisi memungkinkan," jelas Rano.

Selain meninjau pasar, Wagub DKI juga mengecek kondisi Halte Transjakarta Cipulir. Ia mengapresiasi rampungnya perbaikan eskalator halte yang sebelumnya dikeluhkan masyarakat.

"Alhamdulillah, eskalator Halte Transjakarta Cipulir sudah selesai diperbaiki. Semoga ini semakin meningkatkan kenyamanan dan pelayanan bagi pengguna Transjakarta," ungkapnya.

Rano menegaskan, Pemprov DKI Jakarta terus mendorong perawatan dan perbaikan fasilitas publik agar dapat berfungsi optimal dalam jangka panjang. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung mobilitas warga sekaligus menjaga aktivitas ekonomi tetap berjalan lancar.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.