CIA Akan Menutup World Factbook

Minggu, 08 Feb 2026, 04:34 WIB

WASHINGTON DC - Central Intelligence Agency (CIA)   akan menutup The World Factbook, sebuah sumber daya daring yang digunakan oleh jutaan orang di seluruh dunia.

CIA World Factbook adalah publikasi tahunan dari CIA menyediakan ringkasan komprehensif berupa data statistik, peta, dan informasi mendetail mengenai geografi, pemerintahan, ekonomi, militer, serta demografi dari 268 negara atau dependensi di dunia. Ini berisi statistik dan informasi yang diperbarui secara berkala tentang negara dan komunitas di seluruh dunia dalam format yang mudah dipahami dan dicari.

Ket. Foto: CIA World Factbook adalah publikasi tahunan dari CIA menyediakan ringkasan komprehensif berupa data statistik, peta, dan informasi mendetail mengenai geografi, pemerintahan, ekonomi, militer, serta demografi dari 268 negara atau dependensi di dunia — Sumber: Istimewa

Dari Militarnyi, pernyataan di situs web CIA tidak memberikan alasan atas keputusan tersebut, hanya menyatakan bahwa publikasi tersebut "sudah lengkap" dan mendorong pembaca untuk mencari informasi di tempat lain.

Proyek ini awalnya diluncurkan selama Perang Dunia II sebagai program internal rahasia yang disebut JANIS (Joint Army Navy Intelligence Studies).

Tujuan pembuatannya adalah untuk menstandarisasi “informasi intelijen dasar” — informasi fundamental dan faktual tentang dunia — di antara berbagai lembaga pemerintah AS.

Jalan menuju World Factbook

Pada tahun 1947, program tersebut dialihkan ke CIA dan berganti nama menjadi National Intelligence Survey, dan pada tahun 1971, World Factbook diluncurkan sebagai buku referensi ringkasan tahunan.

Pada tahun 1975, versi yang tidak diklasifikasikan tersedia untuk umum untuk pertama kalinya, dan pada tahun 1990-an, versi digitalnya diterbitkan secara online.

Menurut versi situs web sebelumnya, sumber daya ini sangat populer selama tahun ajaran di AS, sementara lalu lintas menurun secara signifikan selama bulan-bulan musim panas.

“Meskipun The World Factbook sudah tidak ada lagi, kami berharap, mengingat jangkauan dan warisannya yang mendunia, Anda akan terus tertarik pada dunia dan menemukan cara untuk menjelajahinya… secara pribadi atau virtual,” kata CIA.

Meskipun tidak ada alasan spesifik yang diberikan untuk penutupan World Factbook, pemerintahan Trump tidak merahasiakan niatnya untuk memangkas program-program pemerintah yang menurutnya tidak berkontribusi pada tujuan utama lembaga dan departemen terkait.

Pada bulan Februari tahun lalu, pihak administrasi menawarkan pesangon untuk pengunduran diri sukarela kepada semua karyawan CIA dan, menurut laporan , berencana untuk memangkas 1.200 pekerjaan lagi selama beberapa tahun ke depan.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.