- Home
-
- Megapolitan
-
- KAI: Stasiun Jatake Perkua...
KAI: Stasiun Jatake Perkuat Layanan di Barat Jawa
Sabtu, 07 Feb 2026, 22:35 WIBJAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat di wilayah barat Pulau Jawa. KAI menghadirkan Stasiun Jatake sebagai simpul layanan baru di Kabupaten Tangerang untuk merespons dinamika itu.
Stasiun Jatake telah mencatat 7.936 pengguna gate in sejak beroperasi mulai 28 Januari hingga 5 Februari 2026. Simpul transportasi baru tersebut juga melayani sebanyak 8.206 pengguna gate out dalam kurun waktu yang sama.
Kinerja layanan Commuter Line Tanah Abang hingga Rangkasbitung turut mencerminkan pola peningkatan mobilitas wilayah kulon. Lintas tersebut melayani 77.552.716 pengguna sepanjang tahun 2025 yang meningkat dibanding jumlah pada tahun sebelumnya.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyebut pengembangan layanan dilakukan dengan mempertimbangkan pertumbuhan kebutuhan masyarakat. Ia mengatakan KAI merespons masukan itu melalui peningkatan layanan yang dilakukan secara bertahap dan terukur.
âMasukan masyarakat di wilayah barat telah kami petakan secara menyeluruh. KAI meresponsnya melalui peningkatan layanan yang dilakukan secara bertahap, sejalan dengan penguatan infrastruktur agar operasional berjalan tertib, aman, dan berkelanjutan,â ujar Anne dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (6/2).
Penguatan infrastruktur jalur kulon seperti elektrifikasi lintas menjadi fondasi utama dari upaya peningkatan layanan tersebut. Proses elektrifikasi jalur wilayah barat itu mencapai kurang lebih 72,8 kilometer sejak tahun 2017 hingga 2018.
KAI secara konsisten menyesuaikan pola operasional dan frekuensi perjalanan sejalan dengan adanya penguatan infrastruktur tersebut. Layanan Commuter Line Tangerang Line tercatat terus bertambah hingga mencapai 122 perjalanan per hari pada 2025.
Peran strategis wilayah barat juga terlihat pada lintas Merak yang terhubung langsung dengan pelabuhan penyeberangan. Jumlah pengguna Commuter Line Merak tumbuh signifikan menjadi 4.463.446 penumpang sepanjang tahun 2025 lalu.
Layanan khusus kereta petani dan pedagang lintas Merak menuju Rangkasbitung beroperasi sejak 1 Desember 2025 lalu. Moda transportasi ini melayani 14 perjalanan setiap hari serta berhenti di seluruh stasiun lintas terkait.
Seluruh pengembangan layanan dilakukan melalui koordinasi ketat dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dari Kementerian Perhubungan. Langkah ini dilakukan mulai dari tahap perencanaan hingga operasional untuk memastikan standar perkeretaapian nasional tercapai.
Executive Vice President Sekretaris Perusahaan KAI, Wisnu Pramudya, menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan unsur pemerintah. Koordinasi tersebut ditujukan untuk mengembangkan layanan perkeretaapian perkotaan secara bertahap sejalan dengan adanya penguatan infrastruktur.
âLangkah ini diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat, kelancaran distribusi ekonomi, serta kenyamanan seluruh pengguna jasa kereta api di wilayah barat Jawa,â kata Wisnu. ils/I-1
- PT KAI
- jatake
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
SPKAI: Kecelakaan di Bekasi Timur Jadi Momentum Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian Nasional
-
Kasus Videografer Amsal Sitepu Ancaman bagi Keberlangsungan Industri Kreatif
-
KAI Percepat Proyek Peron Baru Stasiun Bogor untuk KRL 12 Rangkaian
-
Kebijakan WFH, ASN Kemenag Diminta Jaga Ritme Kerja
-
Pemkot Surabaya Genjot Ekspor IKM Lewat Coaching Clinic, Siapkan Pelaku Usaha Tembus Pasar Global
-
Tiket Kereta dari Tanah Abang ke Merak Cuma Rp11.000, Ekonomis dan Nyaman Menuju Gerbang Pulau Sumatra
-
Lahan KAI di Kiaracondong Bandung Bakal Disulap Jadi Hunian Vertikal TOD untuk MBR
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.