Sabalenka Mundur, Persaingan Beralih ke Swiatek dan Rybakina
Jumat, 06 Feb 2026, 06:37 WIBDOHA - Gelombang pengunduran diri petenis papan atas usai Australia Open terus berlanjut. Terbaru, turnamen WTA 1000 Qatar Open yang berlangsung 8-14 Februari di Doha mengonfirmasi mundurnya petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka. Juara empat kali Grand Slam itu menyebut adanya perubahan jadwal, sekaligus membuat Iga Swiatek naik status menjadi unggulan pertama turnamen.
Sabalenka memilih mengambil waktu istirahat tambahan setelah tampil di final Australia Open untuk empat tahun beruntun. Namun, seperti yang terjadi pada tahun 2025, petenis asal Belarusia itu kembali harus pulang tanpa gelar setelah takluk di partai puncak, kali ini dari Elena Rybakina. Kekalahan tersebut juga menjadi momen balas dendam Rybakina atas final Australia Open 2023, ketika Sabalenka keluar sebagai juara di arena yang sama.
Dengan pertimbangan pemulihan fisik dan mental menjelang padatnya kalender musim, Sabalenka memutuskan melewatkan Qatar Open, turnamen yang pernah dia menangi pada tahun 2020 setelah mengalahkan Petra Kvitova di final. Keputusan ini relatif aman dari sisi peringkat, mengingat tahun lalu dia tersingkir di babak pertama oleh Ekaterina Alexandrova. Ditambah lagi, Sabalenka masih unggul lebih dari 3.000 poin atas Swiatek di puncak peringkat dunia. Dia dijadwalkan kembali berkompetisi pada Dubai Duty Free Tennis Championships pekan berikutnya.
Absennya Sabalenka menambah daftar panjang nama besar yang sudah lebih dulu menarik diri dari turnamen WTA 1000 pertama musim ini. Sebelumnya, Jessica Pegula, Naomi Osaka, Madison Keys, dan Iva Jovic juga dipastikan tidak tampil, dengan alasan pencegahan cedera maupun penyesuaian jadwal.
Dengan kondisi tersebut, Iga Swiatek kini menjadi favorit utama. Tiga kali juara Qatar Open itu berstatus unggulan pertama dan datang dengan rekor impresif 16 kemenangan beruntun di Doha sepanjang 2022â2025, sebelum langkahnya terhenti di semifinal musim lalu oleh Jelena Ostapenko. Di sisi berlawanan undian, unggulan kedua akan ditempati Elena Rybakina, juara Australia Open yang tengah berada dalam performa puncak setelah memenangi 19 dari 20 pertandingan terakhirnya sejak akhir 2025.
Juara bertahan Amanda Anisimova dan peraih dua gelar Grand Slam Coco Gauff juga masuk dalam daftar penantang serius. Doha sendiri dikenal kerap menghadirkan kejutan. ben/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Pengendalian Banjir di Kota Semarang pada 2026
-
Perpusnas Buka Sampai Malam, Jadi Surga Bagi Pekerja dan Mahasiswa
-
Petenis Filipina Alexandra Eala Melaju ke Semifinal ASB Classic Auckland
-
Mengintensifkan Layanan Kesehatan bagi Korban Bencana di Aceh
-
Apa itu GERD, Penyakit yang Diderita Lula Lahfah Sebelum Meninggal
-
AS Turunkan Tarif Setelah India Janji Tinggalkan Minyak Russia
-
Harga Kulkas Side by Side Berkapasitas Besar Ini Hanya 5 Jutaan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.