Pasukan Korea Utara Masih Berperang untuk Russia Melawan Ukraina di Wilayah Kursk

Jumat, 06 Feb 2026, 09:04 WIB

SEOUL - Pasukan Korea Utara yang dikirim ke Russia untuk berperang di Ukraina pada tahun 2024 masih melakukan serangan yang menargetkan pasukan Ukraina di daerah perbatasan, menurut laporan media Ukraina.

Yonhap menyebutkan, laporan dari Kyiv Independent yang mengutip badan intelijen militer Ukraina, HUR, pada hari Rabu (5/2) mengatakan bahwa pasukan Korea Utara ditempatkan di wilayah Kursk Russia sejak Januari dan melancarkan serangan terhadap provinsi-provinsi perbatasan Ukraina.

Ket. Foto: Cuplikan video pasukan Korea Utara yang bergabung dalam perang di Ukraina untuk mendukung Russia terlihat dalam foto arsip yang dirilis KCNA, kantor berita resmi Korea Utara pada 1 September 2025. — Sumber: Yonhap

Laporan tersebut mengatakan bahwa tentara Korea Utara menembakkan artileri laras dan sistem roket peluncuran ganda (MLRS) yang menargetkan pasukan Ukraina, dan melakukan pengintaian udara dan artileri.

Tanpa mengungkapkan jumlah pastinya, badan intelijen tersebut dilaporkan mengatakan bahwa tentara Korea Utara yang ditempatkan di Kursk dirotasi secara teratur berdasarkan perjanjian bilateral antara Moskow dan Pyongyang.

Laporan itu juga mengatakan sekitar 3.000 tentara terlatih telah kembali ke Korea Utara, sebagian besar dari mereka meneruskan keterampilan yang diperoleh dalam perang kepada tentara Korea Utara, menurut HUR.

Korea Utara telah mengirim lebih dari 11.000 pasukan tempur untuk mendukung upaya perang Russia sejak Oktober 2024. Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menandatangani perjanjian kemitraan strategis komprehensif dengan Presiden Russia Vladimir Putin di Pyongyang pada Juni tahun yang sama.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.