Kementerian UMKM Dorong Integrasi Data Usaha
Jumat, 06 Feb 2026, 01:00 WIBPemerintah menargetkan seluruh pelaku UMKM yang diperkirakan mencapai sekitar 57 juta unit usaha dapat terdata secara bertahap.
Jakarta â Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan sistem satu data terintegrasi berbasis digital bernama Sapa UMKM untuk mendukung pengembangan bisnis pelaku usaha di Indonesia. Platform ini dirancang sebagai pusat layanan terpadu yang menghubungkan berbagai kebutuhan UMKM dalam satu sistem digital.
Seperti dikutip dari Antara, Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan pengelolaan puluhan juta pelaku usaha tidak mungkin dilakukan secara optimal tanpa dukungan teknologi digital yang terintegrasi.
âSaya mau mengurusi ada 50 jutaan UMKM di Indonesia apakah dengan metode konvensional itu bisa? Tidak mungkin bisa. Satu-satunya cara adalah dengan mengoptimalkan dan memanfaatkan teknologi digital,â ujar Maman usai acara 12th Annual Indonesia Economic Forum 2026 di Jakarta, Kamis (5/2).
Sapa UMKM akan dikembangkan sebagai super apps yang menghimpun berbagai layanan, mulai dari pembiayaan, akses pendidikan, akses pasar, peningkatan produktivitas, hingga pusat informasi dan sosialisasi program pemerintah.
Dalam pengembangannya, Kementerian UMKM menggandeng Indonesian Open Network (ION) yang memiliki pengalaman membangun sistem serupa di India dan sejumlah negara lain. Model jaringan terbuka tersebut dinilai efektif dalam mendorong pemberdayaan UMKM.
Maman menyampaikan bahwa pengembangan teknis Sapa UMKM hampir rampung dan diharapkan dapat segera dimanfaatkan. Pemerintah menargetkan seluruh pelaku UMKM yang diperkirakan mencapai sekitar 57 juta unit usaha dapat terdata secara bertahap dalam sistem tersebut.
Melalui platform ini, pelaku usaha dapat mengakses layanan legalitas dan perizinan, pembiayaan dari perbankan maupun lembaga pembiayaan swasta, serta program pelatihan yang lebih terstruktur. Sistem tersebut juga memungkinkan pencatatan riwayat pelatihan sehingga pemerintah dapat memetakan kebutuhan peningkatan kapasitas UMKM secara lebih akurat.
Menurut Maman, Sapa UMKM akan terintegrasi dengan berbagai sistem yang sudah ada, termasuk Pasar Digital UMKM (PaDi UMKM).
âPelaku UMKM bisa mempromosikan produknya di sini. Jika semua masuk ke sistem Sapa UMKM, manfaat promosinya besar sekali, termasuk akses dari jaringan luar negeri,â katanya.
Belum Terintegrasi
Sejalan dengan itu, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menilai kehadiran ION berpotensi menjadi solusi atas kesenjangan digital yang masih dihadapi pelaku UMKM, khususnya di luar kota besar.
Ia menyebutkan nilai ekonomi digital nasional diproyeksikan melampaui 130 miliar dollar AS pada akhir tahun ini, dengan transaksi QRIS pada paruh pertama 2025 telah mencapai lebih dari enam miliar kali.
âAngka-angka itu mengesankan, tetapi sebenarnya belum menggambarkan kondisi keseluruhan. Di balik pertumbuhan ini, ada kesenjangan yang tidak bisa kita abaikan,â kata Nezar.
Indonesia memiliki sekitar 64,2 juta UMKM yang berkontribusi 61 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dan menyerap 97 persen tenaga kerja nasional. Namun, belum seluruhnya terintegrasi dalam ekosistem digital.
âAlih-alih memberdayakan, sistem digital kadang justru menahan laju UMKM. Bagi banyak pelaku usaha, ekonomi digital masih terasa seperti ruang tertutup, bukan ruang terbuka,â ujarnya.
âInilah tepatnya masalah yang ingin diselesaikan oleh Indonesia Open Network,â tambah Nezar.
ION merupakan hasil penguatan kemitraan teknologi Indonesia dan India yang dimulai melalui nota kesepahaman pada Januari 2025. Sistem ini dikembangkan sebagai jaringan perdagangan digital terbuka yang mempertemukan penjual, pembeli, dan penyedia layanan logistik tanpa mengunci pelaku usaha pada satu platform.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Disdukcapil Tangerang: Layanan Hari Sabtu Bulan Ramadan Tetap Jalan
-
Penyebarangan Ke Bali Ditutup saat Puncak Arus Mudik, Dishub Jatim Lakukan Antisipasi Khusus
-
Indonesia dan Turki Sepakat Perluas Kerja Sama Penerbangan Sipil
-
Jelang Tahun Baru, Harga BBM di SPBU Pertamina, Shell, bp, dan Vivo Terpantau Stabil
-
Persija Jakarta menang atas PSBS Biak
-
Gerebek Pasar, Bulog Jamin Harga Beras dan Minyakita Stabil Selama Ramadan-Idul Fitri
-
Wamen UMKM Dorong Holding untuk Perkuat Daya Saing Produk
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.