Industri Otomotif Nasional Tertekan, Ekspor Jadi Andalan
Jumat, 06 Feb 2026, 20:42 WIBJAKARTA-Di tengah tekanan signifikan pada penjualan otomotif nasional sepanjang 2025, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkap kinerja ekspor justru tampil sebagai penopang utama industri.
âDi tengah melemahnya pasar domestik, kinerja ekspor justru tampil sebagai penopang utama industri otomotif,â kata Agus pada pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/2).
Saat penjualan wholesales turun 7,2 persen dan retail melemah 6,3 persen, menperin mengungkap ekspor kendaraan utuh (CBU) produksi lokal mencatat pertumbuhan solid 9,7 persen, dari 472 ribu unit pada 2024 menjadi 518 ribu unit di 2025.
âKinerja ini menunjukkan bahwa produk-produk otomotif kita memiliki daya saing, memiliki nilai kompetitif yang tinggi, sehingga bisa diterima di pasar global,â ujar Menperin.
Selain menegaskan bahwa produk otomotif Indonesia memiliki daya saing dan nilai kompetitif tinggi di pasar global, baik dari sisi kualitas produk maupun strategi pemasaran, Menteri Agus mengungkap peningkatan ekspor juga mencerminkan keberhasilan diplomasi industri yang terus didorong pemerintah, khususnya dalam memperjuangkan penambahan kuota ekspor dan perluasan negara tujuan dari Indonesia ke berbagai pasar internasional.
Kinerja positif ekspor tersebut menjadi kontras di tengah kontraksi pasar domestik, sekaligus menunjukkan bahwa orientasi global menjadi kunci ketahanan industri otomotif nasional.
Pemerintah menilai penguatan ekspor bukan hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga fondasi strategis untuk pertumbuhan industri yang berkelanjutan.
Sejalan dengan itu, konsistensi pertumbuhan ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) selama tiga tahun berturut-turut dengan rata-rata transaksi tumbuh 23 persen per tahun, diharapkan dapat semakin memperkuat ekosistem industri.
Agus berharap, penyelenggaraan IIMS 2026 dapat menjadi salah satu katalis percepatan pemulihan industri, sekaligus ruang strategis kolaborasi antara produsen, konsumen, dan pemangku kepentingan untuk memperluas adopsi kendaraan ramah lingkungan dan memperkuat posisi Indonesia di pasar otomotif global.
âSelain memperkuat pemulihan industri, IIMS diharapkan menjadi ruang strategis untuk memperluas adopsi kendaraan berbasis ramah lingkungan,â tambahnya.
IIMS 2026 kembali diselenggarakan pada 5â15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, dengan skala yang lebih besar, peserta yang semakin beragam, serta program yang lebih luas dan relevan dengan pengembangan industri maupun gaya hidup masyarakat.
Pameran IIMS tahun ini ditargetkan untuk mencapai total transaksi sebesar Rp8 triliun dan jumlah penonton sekitar 570 ribu orang.
Menurut data Gaikindo, pasar otomotif Indonesia pada 2025 memang tidak dalam kondisi prima dengan volume penjualan retail mobil nasional di kisaran 833 ribu unit. Sementara 2024 sanggup terkumpul 889 ribu unit, terjadi penurunan sekitar 6,3 persen.
- Industri Otomotif
- Kementerian Perindustrian
- Menperin Agus Gumiwang
- IIMS 2026
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Perkuat Ekosistem, Kemenperin Libatkan IKM Komponen Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik
-
Jaga Keberlanjutan, Kemenperin Dorong Rumah Sakit Patuhi Standar Lingkungan
-
Setop Jadi Penonton! Kemenperin Bongkar Jurus Cetak SDM Industri Jemput Investasi Tiongkok
-
Bungkus Produk Asal-asalan? Menperin: IKM Bisa Kalah Saing Kalau Kemasan Nggak Naik Kelas
-
Lawan Serbuan Impor! Kemenperin Resmikan Pabrik Kawat Baja Rp300 M di Subang, 40% Buat Ekspor
-
Generasi Muda Bikin PMDN Agro Naik Tajam! Kemenperin: Makanan Minuman Jadi Magnet Baru
-
Kemenperin: Asesor Kompetensi Kunci Transformasi Manufaktur yang Adaptif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.