Indonesia-Australia Sepakati Pakta Keamanan Baru

Jumat, 06 Feb 2026, 13:47 WIB

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menandatangani perjanjian keamanan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2), membuka jalan bagi kerja sama yang lebih erat dan fasilitas pelatihan militer baru di Indonesia.

Pakta tersebut akan memfasilitasi inisiatif pertahanan yang mencakup penempatan seorang perwira senior Indonesia di dalam angkatan pertahanan Australia, kata PM Albanese dalam pernyataan bersama setelah penandatanganan di Jakarta.

Ket. Foto: Presiden RI Prabowo Subianto dan PM Australia Anthony Albanese berjabat tangan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2) — Sumber: Antara

Australia juga akan mendukung pengembangan fasilitas pelatihan militer untuk meningkatkan kemampuan Indonesia dalam melakukan latihan bersama, katanya.

Canberra telah berupaya memperkuat kekuatan militernya di kawasan Asia-Pasifik untuk melawan pengaruh Tiongkok yang semakin meningkat.

Indonesia telah terbukti lebih berhati-hati dengan kebijakan luar negerinya, tidak ingin terlihat memihak dan membuat marah Beijing, mitra dagang terbesar Indonesia.

Albanese memuji perjanjian tersebut sebagai "momen bersejarah dalam hubungan kedua negara kita".

"Australia dan Indonesia berbagi salah satu perbatasan maritim terpanjang di dunia, yang secara alami menjadikan kita mitra dekat. Tetapi hari ini, kita lebih dari sekadar mitra, kita adalah teman dekat," tambahnya.

Presiden Prabowo mengatakan perjanjian baru ini mencerminkan "komitmen teguh terhadap prinsip bertetangga baik" dan kebijakan luar negeri Indonesia yang "bebas dan aktif".

"Kami percaya bahwa perjanjian ini akan menjadi salah satu pilar penting bagi stabilitas dan kerja sama di kawasan kita," kata Prabowo.

Albanese melakukan kunjungan resmi kelima ke Indonesia, yang dijadwalkan berakhir pada hari Sabtu.

Ia menyebut perjanjian tersebut sebagai "perluasan besar kerja sama keamanan dan pertahanan kita" dan memuji investasi Indonesia yang semakin meningkat di Australia.

Perjanjian ini dibangun di atas pakta pertahanan tahun 2024, yang menjanjikan kerja sama yang lebih erat di kawasan Asia-Pasifik.

Ribuan pasukan Indonesia dan Australia mengadakan latihan bersama di Jawa Timur beberapa bulan setelah kesepakatan tahun 2024 ditandatangani.

  • Kerja Sama RI-Australia

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.