Kasus Pandji Pragiwaksono: Polisi Panggil Dua Pembuka Acara Mens Rea

Kamis, 05 Feb 2026, 10:45 WIB

JAKARTA – Kasus Pandji Pragiwaksono lagi jadi sorotan publik. Di tengah berbagai perdebatan dan opini yang muncul, perhatian banyak orang tertuju pada fakta-fakta yang berkembang dan respons dari pihak terkait.

Kasus ini nggak cuma soal satu individu, tapi juga memunculkan diskusi lebih luas tentang tanggung jawab, kebebasan berekspresi, dan bagaimana masyarakat menilai perilaku publik figur.

Ket. Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memberikan keterangan Kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Jakarta. — Sumber: ANTARA/Ilham Kausar.

Sambil menunggu perkembangan selanjutnya, masyarakat diajak untuk menyimak informasi dengan kepala dingin, biar opini yang muncul tetap seimbang dan berbasis fakta.

Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi berinisial DWN dan AAD yang merupakan komika yang menjadi pembuka atau opener acara pertunjukan Pandji Pragiwaksono berjudul "Mens Rea".

"Keduanya diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi dan diketahui berperan sebagai pembuka acara (opener) pada kegiatan Mens Rea," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (5/2).

Dia menjelaskan kedua saksi tersebut diperiksa terkait klarifikasi penyelenggaraan acara, rangkaian kegiatan serta materi yang disampaikan.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya juga telah menjadwalkan untuk memanggil komika atau pelawak tunggal, Pandji Pragiwaksono (PP) pada Jumat, 6 Februari 2026, terkait sejumlah laporan yang ditujukan kepadanya.

"Saudara PP diminta untuk hadir klarifikasi pada Jumat (6/2) pukul 10.00 WIB," ujar Budi saat dikonfirmasi, Selasa (3/2).

Panggilan tersebut, menurut dia, merupakan tindak lanjut atas lima laporan polisi yang ada, dan diharapkan yang bersangkutan dapat hadir untuk melakukan klarifikasi sehingga semuanya terjawab.

"Ini kan undangan klarifikasi, karena yang dilaporkan adalah objek yang sama, sehingga penyidik berpikir untuk menghemat bagaimana mengatur waktu dipanggil secara satu waktu dalam lima perkara," tutur Budi.

Terkait kasus tersebut, Polda Metro Jaya juga telah memeriksa 10 orang saksi dalam kasus pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh Pandji.

"Saat ini, kami sudah melakukan pengambilan keterangan terhadap 10 orang, baik itu saksi maupun para ahli, yang sehubungan dengan substansi konten tersebut," ungkap Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin pada 20 Januari 2026.

Sementara itu, pada Selasa (3/2), Pandji diketahui telah bersilaturahim dan tabayun ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait materi stand up comedy "Mens Rea" yang belakangan menjadi perhatian sejumlah pihak, khususnya terkait isu keagamaan.

Pandji mengatakan kedatangannya ke MUI bertujuan untuk menjelaskan maksud dan konteks pertunjukan stand up comedy yang dibawakannya, termasuk sejumlah materi yang dinilai memerlukan penjelasan lebih mendalam.

“Saya datang niatnya untuk menjelaskan, sebenarnya untuk bertabayun, untuk menjelaskan maksud dari pertunjukan saya, maksud dari sejumlah jokes saya yang kelihatannya butuh untuk dielaborasi lebih dalam," ujar Pandji setelah pertemuan di kantor MUI tersebut di Jakarta, Selasa (3/2).

  • polda metro jaya
  • Pandji Pragiwaksono

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.