Kalsel Gaet ASEAN, Meratus Siap Jadi Geopark Kelas Dunia
Kamis, 05 Feb 2026, 16:16 WIBBANJARMASIN â Geopark Meratus bukan cuma soal peta atau batuan tua, tapi juga tentang bagaimana alam, budaya, dan ekonomi lokal bisa berjalan bareng.
Dengan pengembangan yang tepat, Geopark ini bisa jadi destinasi wisata unik, sambil membuka peluang usaha bagi warga sekitar.
Selain itu, kita juga bisa belajar banyak soal kekayaan alam dan sejarah Borneo Selatan yang jarang terdengar.
Intinya, Meratus bukan cuma gunung dan lembah, tapi juga âpanggungâ buat membangun ekonomi lokal sekaligus melestarikan alam.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memperkuat kerja sama pariwisata kawasan ASEAN melalui skema Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) guna mendorong pengembangan destinasi unggulan, khususnya UNESCO Global Geopark Meratus.
Kepala Seksi Kerja Sama dan Kemitraan Dinas Pariwisata (Dispar) Kalsel Abdul Karim Zaidan di Banjarmasin, Kamis (5/2), mengatakan, kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat promosi pariwisata serta meningkatkan daya saing destinasi regional.
âPenguatan kerja sama dilakukan dari lintas daerah, Dispar Kalsel bersama Pemprov Sulawesi Selatan dan Pemprov Papua Barat Daya, ini bagian dari upaya membangun sinergi antar-wilayah di kawasan timur Indonesia,â ucapnya.
Ia menyebutkan, kerja sama bakal lebih fokus pada promosi bersama, pengembangan industri pariwisata, dan penyusunan paket wisata yang terintegrasi antar-wilayah.
âRuang lingkup kerja sama pariwisata dalam kerangka BIMP-EAGA mencakup pengembangan pemasaran dan penyelenggaraan agenda bersama, penguatan industri pariwisata, penyusunan paket wisata lintas daerah, serta penerapan prinsip pariwisata berkelanjutan,â katanya.
Selain itu, kerja sama tersebut juga menyasar pengembangan ekonomi kreatif sebagai sektor pendukung utama pariwisata yang melibatkan pelaku usaha lokal dan masyarakat.
Ia mengungkapkan, salah satu fokus strategis kerja sama antarprovinsi ini adalah pengembangan geopark di masing-masing daerah, baik di Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Papua Barat Daya.
âPengembangan geopark menjadi prioritas karena tidak hanya meningkatkan daya tarik wisata, tetapi juga mendorong pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal,â ujar Abdul Karim.
Melalui penguatan kerja sama BIMP-EAGA, Pemprov Kalsel berharap terbangun kolaborasi yang berkelanjutan antar-wilayah sehingga mampu memperkuat posisi pariwisata regional di tingkat nasional dan ASEAN, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah.
- Kalsel
- Geopark Meratus
- ASEAN
- BIMP-EAGA
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Asean Sepakat Dorong Anggaran Ketahanan Iklim di Kawasan
-
Arab Saudi, UEA, Qatar, dan Bahrain Rayakan Idul Fitri pada Jumat 20 Maret
-
BMKG Minta Nelayan Waspadai Gelombang hingga Empat Meter di Perairan Laut NTT
-
Karhutla Mengancam Natuna, Lanud RSA Aktifkan Posko Udara Siaga Darurat
-
Bandara Pangkalpinang Buka Ruang Tunggu Baru Hadapi Arus Mudik
-
Impor dari India, Ini Spesifikasi Mahindra Scorpio yang Bakal Jadi Mobil Operasional Koperasi Merah Putih
-
Pertamina Berangkatkan Pengemudi Ojol Mudik Gratis ke Berbagai Kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.