Wali Kota: Data BPS Ungkap Okupansi Hotel dan Wisnus di Bandung Melonjak Sepanjang 2025
Rabu, 04 Feb 2026, 16:55 WIBBANDUNG - Sektor pariwisata Kota Bandung menunjukkan tren pertumbuhan yang semakin baik. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di Kota Bandung pada Desember 2025 tercatat 64,14 persen, meningkat 5,28 poin dibandingkan November 2025.
Kenaikan ini mencerminkan tingginya aktivitas kunjungan dan mobilitas wisatawan pada akhir tahun. Rinciannya, TPK hotel bintang mencapai 69,64 persen, sedangkan hotel non bintang tercatat 43,99 persen.
Kedua kategori hotel tersebut sama-sama mengalami peningkatan secara month to month, menandakan pertumbuhan yang merata di sektor perhotelan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menilai capaian tersebut sebagai sinyal positif kebangkitan dan konsistensi sektor pariwisata sebagai salah satu tulang punggung ekonomi kota.
âData BPS menunjukkan bahwa okupansi hotel di Bandung terus meningkat. Ini bukan hanya angka, tetapi gambaran nyata bahwa Bandung tetap menjadi destinasi favorit dan aktivitas ekonomi kota terus bergerak,â ujar Wali Kota Farhan pada Selasa (3/2).
Selain meningkatnya tingkat hunian hotel, jumlah kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) ke Kota Bandung sepanjang JanuariâDesember 2025 juga mengalami lonjakan signifikan.
Berdasarkan data BPS, total perjalanan wisnus meningkat 23,18 persen, dari 19,69 juta perjalanan pada 2024 menjadi 24,25 juta perjalanan pada 2025.
Mayoritas wisatawan yang berkunjung berasal dari provinsi lain, menunjukkan kuatnya daya tarik Kota Bandung sebagai tujuan wisata nasional.
Dalam peta pariwisata Jawa Barat, Kota Bandung menempati peringkat kedua sebagai daerah tujuan utama wisnus, dengan kontribusi 11,45 persen, setelah Kabupaten Bogor yang mencapai 15,04 persen.
âPeningkatan kunjungan ini adalah hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari penguatan event kota, pengembangan destinasi wisata, hingga promosi ekonomi kreatif. Dampaknya dirasakan langsung oleh pelaku usaha, UMKM, dan tenaga kerja,â kata Wali Kota Farhan.
Ke depan, Wali Kota Farhan menegaskan Pemkot Bandung akan terus mendorong sektor pariwisata yang berkelanjutan, tidak hanya berorientasi pada jumlah kunjungan, tetapi juga pada kualitas layanan, kenyamanan wisatawan, dan pemerataan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
âPariwisata harus menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif. Data BPS menjadi pijakan kami untuk memastikan kebijakan yang diambil tepat sasaran dan berorientasi pada kesejahteraan warga Kota Bandung,â pungkas dia. ils/I-1
- Badan Pusat Statistik (BPS)
- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan
- Pariwisata Bandung
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Wali Kota Bandung Catat Asia Africa Festival 2026 Didatangi 259 Ribu Pengunjung
-
Pemkot Bandung Siapkan Penguatan Ketahanan Pangan
-
Wali Kota: Aktivasi Bandara Husein Perkuat Investasi dan Pariwisata Bandung-Malaysia
-
Penduduk Miskin Turun Jadi 8,07 Persen pada Maret 2026
-
Walkot Farhan Wanti-wanti BPBD Bandung Akan Potensi Cuaca Ekstrem di Musim Kemarau
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, BMKG: Pagi Cerah, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Jaksel dan Jaktim
-
Lanud Sjamsudin Noor Beri Layanan Pemeriksaan Mata Gratis bagi Masyarakat Kalsel Jelang Hari Bakti TNI AU ke-79
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.