Hampir Seribu Warga Lampung Telah Selesai Pendidikan Vokasi untuk Kembangkan Desa
Rabu, 04 Feb 2026, 11:37 WIBBANDARLAMPUNG â Untuk meningkatkan keahlian warga memang harus miliki skill. Untuk itu, hampir seribuan warga Lampung selesai mengikuti pendidikan vokasi agar siap mengembangkan desa. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Lampung menyatakan bahwa pada tahun 2025 sebanyak 928 warga desa di Provinsi Lampung telah mengikuti pelatihan vokasi.
"Pemerintah Provinsi Lampung memang sedang berupaya meningkatkan peran desa dalam mendukung perekonomian daerah, dan Gubernur Lampung membuat Program Desaku Maju. Salah satunya di sana kami diminta untuk meningkatkan kompetensi masyarakat desa," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung Agus Nompitu di Bandarlampung, Rabu.
Ia mengatakan salah satu kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat desa yakni dengan melakukan kegiatan pelatihan vokasi yang berfokus pada daerah-daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) di wilayah Provinsi Lampung.
"Kalau pelatihan vokasi yang berkaitan dengan upaya meningkatkan kompetensi ini fokus ke daerah 3T, dan sasarannya utamanya adalah masyarakat yang dikategorikan dalam kelompok desil 1 dan 2, yaitu masyarakat miskin, tertinggal dan lemah dalam mendapatkan akses ekonomi serta layanan pendidikan," katanya.
Dia menjelaskan pelatihan vokasi juga menyasar masyarakat yang masuk dalam desil 1 dan 2 di desa yang ada di 15 kabupaten serta kota di Provinsi Lampung.
"Terkadang masyarakat yang ada di desil 1 dan 2 ini kesulitan mendapatkan akses pendidikan dan ekonomi, sehingga dengan program pelatihan vokasi ini mereka bisa memiliki keahlian terapan untuk bekal mencari kerja ataupun membuka usaha," ucap dia.
Menurut dia, selama 2025 jumlah masyarakat yang masuk dalam kelompok desil 1 dan 2 yang telah mendapatkan pelatihan vokasi total sudah mencapai 928 orang di 15 kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.
"Kami sudah melatih 928 orang ini dalam 58 kluster kejuruan, dan 928 orang ini ditempatkan di masing-masing kejuruan sesuai dengan minat serta potensi mereka," tambahnya.
Ia mengharapkan dengan adanya pelatihan vokasi yang terus dilakukan masyarakat di daerah 3T ataupun yang masuk dalam desil 1 dan 2 dapat meningkatkan taraf hidup dengan keahlian serta keterampilan yang dimiliki.
"Semoga dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, desa bisa berkembang dan masyarakatnya sejahtera," ujar dia.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Isi Waktu Ngabuburit, Disbudpar Tangerang Sediakan Wisata Kano di Saluran Irigasi
-
DPR Minta Pemerintah Siapkan Langkah Konkret Respons Kenaikan Harga BBM
-
Citra Satelit: Puluhan Jet Tempur AS Terpantau Berada di Yordania
-
Jadwal Liga Spanyol, Barcelona Ditantang Villarreal
-
Ditahan Imbang Tottenham 2-2, Manchester City Gagal Pangkas Jarak dengan Arsenal
-
Bandung Zoo Disegel, Aset dan Satwa Dijaga Personel Satpol PP 24 Jam
-
Pemkab Bandung Pastikan Tidak Ada PHK PPPK Imbas Pembatasan Belanja Pegawai
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.