Gubernur DKI dan Banten Sepakat Bangun MRT Timur-Barat Fase 2 Rute Kembangan-Balaraja

Rabu, 04 Feb 2026, 17:45 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Gubernur Banten Andra Soni menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) studi potensi kontribusi pembangunan MRT Lintas Timur-Barat Fase 2 rute Kembangan-Balaraja di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/2). Kerja sama ini menandai penguatan kolaborasi lintas daerah untuk menjawab tantangan mobilitas kawasan metropolitan Jakarta–Banten.

Penandatanganan MoU melibatkan PT MRT Jakarta (Perseroda) dengan sejumlah pengembang di sekitar trase yang akan dikembangkan. Proyek ini diharapkan memperluas cakupan layanan transportasi publik sekaligus memperkuat integrasi sistem aglomerasi Jabodetabek.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Gubernur Banten Andra Soni menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) studi potensi kontribusi pembangunan MRT Lintas Timur-Barat Fase 2 rute Kembangan-Balaraja di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/2). — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Hari ini, kita mencatat sejarah penting melalui kerja sama antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi Banten dalam pengembangan MRT. Nota kesepahaman yang ditandatangani mencakup pengembangan MRT Lintas Timur-Barat rute Kembangan-Balaraja antara PT MRT Jakarta dan para pengembang di sekitar trase yang akan dikembangkan," kata Pramono.

Pramono menegaskan, pengembangan koridor barat-timur hingga Balaraja akan memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus melengkapi jaringan utara-selatan yang sudah berjalan hingga kawasan Kota Tua. Integrasi ini diproyeksikan mampu menekan kemacetan sekaligus meningkatkan efisiensi pergerakan masyarakat.

"Jakarta dan Banten merupakan satu kesatuan kawasan metropolitan. Penyelesaian persoalan transportasi, lingkungan, dan pelayanan publik tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. Prinsipnya harus saling memberi manfaat dan saling menguntungkan," ujarnya.

Menurut Pramono, MoU ini menjadi fondasi untuk membangun layanan transportasi publik yang andal dan berkelanjutan. Ia menilai, proyek MRT lintas wilayah juga akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan penguatan daya saing kawasan.

"Jika apa yang ditandatangani hari ini dapat terwujud, ini akan menjadi sejarah yang tidak terlupakan. Saya yakin, kerja sama ini akan memberikan manfaat besar bagi Jakarta dan Banten, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kawasan dan menegaskan peran Jakarta sebagai kota global," ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan, keterlibatan Banten dalam pengembangan MRT menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang selama ini bergantung pada Jakarta sebagai pusat aktivitas ekonomi. Ia menegaskan hubungan kedua provinsi bersifat saling bergantung.

"Banten membutuhkan Jakarta, dan Jakarta membutuhkan Banten. Tidak ada cara lain selain bekerja sama. Kami berharap MRT ke depan dapat dinikmati masyarakat Banten, sehingga manfaat pembangunan transportasi massal dapat dirasakan secara merata," kata Andra.

Kerja sama ini juga didukung oleh kinerja MRT Jakarta yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2025, jumlah pelanggan MRT Jakarta tercatat mencapai 46,5 juta orang dan ditargetkan menembus angka 50 juta pelanggan pada 2026.

Dengan capaian tersebut, pengembangan lintas Timur-Barat Fase 2 dinilai menjadi langkah strategis untuk memperluas basis pengguna transportasi publik. Pemprov DKI dan Pemprov Banten berharap studi ini dapat segera ditindaklanjuti ke tahap perencanaan teknis dan pembiayaan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Pemkot Samarinda Perkuat Program Tamasya Wujudkan Kota Layak Anak

Anggota DPR Dorong Perlindungan Pekerja di Agam

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.