Warga Aceh Tenggara Dulang Emas di Sungai Pascabanjir Karena Kebun Rusak

Selasa, 03 Feb 2026, 18:53 WIB

ACEH UTARA - Warga Desa Bener Berpapah, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, kini mendulang emas untuk menambah penghasilan setelah mata pencarian dari kebun rusak akibat banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November 2025.

Salah satu warga yang ikut menambang, Rukiah (45), mengatakan emas hasil pendulangan dikumpulkan terlebih dahulu sebelum dijual ke tauke yang datang ke desanya atau ke pasar pagi di Kutacane, ibu kota kabupaten.

Ket. Foto: Warga Desa Bener Berpapah, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, mendulang emas di tepian sungai, Selasa (3/2). — Sumber: ANTARA/Fath Putra Mulya

“Sikit cuma. Kemarin itu satu gram satu mili (miligram). Ada duitnya 3,1 juta rupiah. Jual ke pajak (pasar) pagi,” ucap Rukiah saat ditemui pewarta di Desa Bener Berpapah, Selasa (3/2).

Kegiatan mendulang di tepian sungai baru dimulai sejak satu bulan terakhir setelah bencana hidrometeorologi melanda desa itu. Sebelumnya, tidak ada tambang emas di sekitar desa.

“Habis banjir inilah kami mendulang emas di sini. Waktu itu enggak ada di sini. Setelah banjir ini, rumah pun habis, baru ada (emasnya). Kadang itu rezeki dikasih Tuhan, kan?” ucapnya.

Dia bercerita kandungan emas di sungai pertama kali diketahui oleh adiknya. Setelah itu, Rukiah sekeluarga mulai mendulang yang kemudian juga diikuti oleh warga lain.

Pendulangan dilakukan karena mata pencarian pascabencana terganggu. Rukiah yang merupakan petani kakao itu merasa terbantu berkat hasil mendulang karena kebunnya tidak lagi berbuah setelah bencana dua bulan lalu.

“Membantu sekali. Bisa anak sekolah. Macam-macam, lah, dari sini. Dibayar air, lampu; untuk belanja sehari-hari,” tuturnya.

Pendulangan dimulai sejak pukul 08.00 WIB pagi dan berlanjut hingga petang setelah jeda istirahat dan salat pada siang harinya. Sebelum emas dicuci di atas dulang, pasir terlebih dahulu diambil dari sungai dan disaring menggunakan alat yang dibuat sendiri.

“Habis diambil dari situ pasirnya, cuci di dulang. Baru nanti bersihkan, bawa pulang,” katanya.

Menurut Rukiah, pendulangan ini sempat dilarang pihak keamanan karena ditakutkan merusak alam. Namun, ia menyebut kegiatan yang dilakukan bersama warga Desa Bener Berpapah itu tidak seperti yang dikhawatirkan.

“Ngapain rusak? Enggak kita bawa, kan. Tanahnya di sini, semua, pasirnya. Enggak ada kita bawa, enggak ada apa pun. Kita pun usaha, cari makan untuk anak, untuk anak sekolah, semuanyalah dari sini,” ujarnya. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Di Karawang Terjadi 50 Kebakaran Terjadi Selama Dua Minggu ini

Perkuat Komitmen pada Asuransi Inklusif, AXA Mandiri Raih ESG Award 2026 by KEHATI

Menag Bertemu Dubes Mesir, Grand Syekh Al-Azhar Dipastikan Hadiri IGIC 2026.

Universitas Thailand Tawarkan Kuliah dan Beasiswa di Jakarta

Secercah Harapan Rehabilitasi 300 Orangutan Menanti Kesiapan Pelepasliaran yang Aman

Intensifkan Pemasaran WashTower, LG Bentuk Kolaborasi Dengan Mitra Dealer Spesialis

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Rumah Harimau Sumatera Ikut Hangus Dilalap Kebakaran Hutan

Aturan Baru Tarif Pengantaran Barang dan Makanan Ojol Digodok Kemkomdigi, Tak Adopsi Skema 92:8, Fokus bagi Hasil Adil

LG UltraGear Native 1000Hz Segera Hadir di Indonesia

Impor Udang Vaname 120 Ton Lewat Kawasan Berikat, KKP Minta Industri Utamakan Produksi Lokal

D'Masiv Bikin Album Full Berbahasa Inggris, Beri Warna Baru bagi Massivers

Tapak Tumbuh Hadir di JIA Curated 2026, Ubah Jejak Bumi Menjadi Pengalaman Spasial

Waspada! Modus Paket Umrah di Bawah Rp26 Juta, Kemenhaj Ingatkan Jemaah Indikasi Penipuan

Dopamine Land Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hiburan Multisensori

Festival Pacu Jalur 2026 di Kuansing Dibuka Plt Gubernur Riau, Ini Jadwal Lengkapnya!

FLONA 2026 Digelar di Lapangan Banteng, Pamerkan Kekayaan Flora-Fauna Nusantara

PLN Berhasil Pulihkan Keseluruhan Sistem Kelistrikan Flores Pasca Gempa M7,7

Pertamina Tambah Fasilitas Dermaga Jetty di Terminal BBM Manggis Bali, Amankan Pasokan BBM Bali-Nusra

PT KAI dan KCIC Gelar Program EduTrain bagi 81 Anak Panti Asuhan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.