Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Orang Luka Ringan dalam Kecelakaan Beruntun di Depan PGC Jaktim

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 11:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dua Orang Luka Ringan dalam Kecelakaan Beruntun di Depan PGC Jaktim Doc: ANTARA
Ket. Kecelakaan yang melibatkan satu unit taksi listrik VinFast dengan sepeda motor Yamaha Mio dan satu unit minibus BYD di Jalan Dewi Sartika arah selatan, tepatnya di depan Pusat Grosir Cililitan (PGC), Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (2/2/2026) malam.

JAKARTA – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan di Jalan Dewi Sartika arah selatan, tepatnya di depan Pusat Grosir Cililitan (PGC), Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), pada Senin (02/2) malam menyebabkan dua orang luka ringan.

"Dalam peristiwa tersebut, dua orang mengalami luka ringan dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis," kata Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Darwis Yunarta saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa (03/2).

Dia menjelaskan kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Kendaraan yang terlibat, yakni satu unit taksi listrik VinFast bernomor polisi B 2971 SBX, sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi G 2196 AG, dan satu unit minibus BYD dengan nomor polisi yang belum diketahui.

"Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban luka. Tidak ada korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut," ujar Darwis.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan tersebut bermula saat taksi VinFast yang dikemudikan seorang pria berinisial R melaju dari arah utara menuju selatan di Jalan Dewi Sartika.

Saat melintas di depan PGC, kendaraan tersebut tiba-tiba terlibat benturan dengan sepeda motor Yamaha Mio yang dikendarai pria berinisial D serta sebuah minibus BYD yang melaju di lajur dan arah yang sama.

Akibat benturan tersebut, pengemudi taksi dan pengendara sepeda motor mengalami luka ringan. Sementara itu, minibus BYD mengalami kerusakan pada bagian belakang kanan kendaraan.

"Seluruh korban luka kemudian dibawa ke RS Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri, Jakarta Timur, untuk mendapatkan penanganan medis," ucap Darwis.

Dari hasil pemeriksaan awal, pihak kepolisian menduga kecelakaan itu dipicu kondisi kesehatan pengemudi taksi.

"Sementara dugaan awal, pengemudi taksi mengalami epilepsi saat mengemudikan kendaraan sehingga kehilangan kendali," jelas Darwis.

Petugas Unit Yanmas Laka Tim II Satlantas Polres Metro Jakarta Timur yang menangani kejadian tersebut telah mengambil sejumlah langkah, mulai dari menerima laporan, mengamankan barang bukti, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), hingga mencari keterangan saksi-saksi.

"Kami juga mengamankan barang bukti yang meliputi satu unit taksi VinFast, satu unit sepeda motor Yamaha Mio, serta satu unit minibus BYD yang terlibat dalam kecelakaan," ungkap Darwis.

Seluruh pihak yang terlibat dalam kecelakaan tersebut sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan.

Meski demikian, kepolisian tetap mengimbau para pengendara untuk memastikan kondisi fisik dan kesehatan sebelum berkendara demi keselamatan bersama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.