Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Danantara Sebut Pembentukan Perminas Jalan Strategis Garap Tanah Jarang RI

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 18:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Danantara Sebut Pembentukan Perminas Jalan Strategis Garap Tanah Jarang RI Doc: Antara.
Ket. Logam tanah jarang bisa mendukung industri baterai listrik di Indonesia.

JAKARTA – Pembentukan Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) diproyeksikan sebagai langkah strategis untuk memperkuat kendali negara atas pengelolaan sumber daya mineral sekaligus mendorong hilirisasi yang lebih terintegrasi.

Dengan entitas khusus di sektor mineral, pemerintah berupaya menyatukan fungsi pengelolaan aset, investasi, dan kemitraan agar rantai nilai—dari hulu hingga hilir—lebih efisien dan bernilai tambah tinggi.

Namun, efektivitas Perminas sangat bergantung pada kejelasan mandat, tata kelola yang transparan, serta pemisahan yang tegas antara fungsi bisnis dan kebijakan.

Tanpa fondasi tersebut, pembentukan Perminas berisiko menambah kompleksitas kelembagaan tanpa memberikan dampak signifikan bagi penerimaan negara dan daya saing industri mineral nasional.

CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani mengatakan pembentukan Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) merupakan salah satu upaya pemerintah mengoptimalkan potensi tanah jarang (rare earth) Indonesia.

"Perminas ini untuk tanah jarang atau rare earth yang memang kita potensinya sangat-sangat besar, tapi belum dioptimalisasi, masih jauh dari optimalisasi," kata Rosan saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (3/2).

Menurut dia, kini logam tanah jarang menjadi salah satu komoditas dan kebutuhan yang diminati dunia, karena memiliki nilai tambah yang tinggi, salah satunya sebagai komponen utama teknologi kendaraan listrik, elektronik, hingga industri kesehatan dan energi terbarukan.

"Tanah jarang itu kalau dilihat kan sekarang memang menjadi suatu kebutuhan dunia yang sangat-sangat tinggi, dan kita punya potensi dan cadangan yang sangat-sangat tinggi juga," ujar Rosan.

Untuk itu, lanjutnya, Danantara juga akan menjalin kerja sama dan komunikasi dengan kementerian/lembaga terkait mengenai progres Perminas nantinya.

"Kita diminta persiapkan dan kita bekerja sama juga dengan kementerian lainnya," kata Rosan yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu.

Sebelumnya, Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan bahwa pembentukan BUMN baru Perminas untuk mengelola mineral kritis telah sejalan dengan arahan dari Preside Prabowo Subianto.

"Justru itu dari Bapak Presiden (arahan membentuk Perminas), yang diharapkan bisa mengelola mineral-mineral kita, terutama mineral-mineral yang strategis. Maka diminta lah Danantara membentuk satu entitas," katanya.

Prasetyo juga memastikan bahwa pemerintah telah mengantongi daftar tambang mana saja yang akan masuk ke Perminas, selain tambang emas Martabe di Sumatera Utara yang selama ini dikelola PT Agincourt Resources. Namun, ia enggan merinci lebih lanjut.

Di sisi lain, COO Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan tambang emas Martabe akan dialihkan ke Perminas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Ekonomi
Regulasi Tak Konsisten, Ikl...

4.403 Jiwa Alami Kesulitan Air Bersih

29 menit yang lalu | Ones

Daerah
4.403 Jiwa Alami Kesulitan ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.