- Home
-
- Megapolitan
-
- Agar Jakarta Rapi dan Tak ...
Agar Jakarta Rapi dan Tak Semrawut, Gubernur Pramono Larang Pedagang Kaki Lima Jualan di Trotoar
Selasa, 03 Feb 2026, 14:30 WIBJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo berkomitmen membuat ibu kota menjadi lebih rapi dengan meminta agar seluruh trotoar tidak lagi dimanfaatkan oleh pedagang kaki lima (PKL).
Hal itu disampaikan Pramono menyusul permintaan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang menginginkan agar Indonesia menjadi lebih rapi dan bersih.
âSaya meminta semua trotoar yang sekarang sedang dibangun di Jakarta, jangan trotoarnya selesai, kemudian pedagang kaki lima dibiarkan untuk memanfaatkan trotoar itu. Yang seperti itu pasti akan saya tertibkan,â kata Pramono di Jakarta Barat, Selasa (3/2).
Tak hanya itu, dia juga memastikan segala permasalahan yang berkaitan dengan sampah segera diatasi oleh Pemerintah Provinsi Jakarta, sesuai arahan Presiden Prabowo.
âSebenarnya, Jakarta relatif sudah dibersihkan beberapa waktu yang lalu ketika kita menghadapi banjir. Tetapi sekali lagi, tetap urusan sampah kita bersihkan,â tegas Pramono.
Selain sampah, dia juga meminta agar bendera-bendera partai dibersihkan dari jalan layang atau flyover di Jakarta karena dinilai mengganggu lalu lintas.
Sebelumnya, dia sempat beberapa kali meminta agar spanduk serta bendera partai diturunkan untuk menciptakan suasana yang lebih bersih dan lebih indah di ibu kota.
âDulu, kalau ada acara partai, benderanya itu bisa dipasang sebulan, nggak ada yang nurunin. Benderanya sudah sobek-sobek, sudah jelek banget. Saya bilang sama Kepala Dinas terkait, kepada Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja), "Sudah nggak boleh lagi." Sekarang maksimum 2-3 hari setelah acara, kalau nggak diturunkan, kita yang menurunkan,â ujar Pramono.
Meskipun Pramono merupakan anggota partai, ia mengakui keberadaan bendera dan spanduk partai yang sudah usang dapat mengganggu keindahan kota.
Pria yang akrab disapa Pram itu pun mengaku tidak peduli jika ia dikritik terkait keputusannya untuk membersihkan spanduk dan bendera partai di Jakarta.
âWalaupun yang telepon saya ketua umum, sahabat saya, saya bilang, saya harus adil buat semuanya,â ungkap Pramono.
- Pedagang Kaki Lima
- Jakarta
- Gubernur Pramono
- Dilarang Jualan di Trotoar
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
La Liga Spanyol: Villarreal Atasi Atletico, Akhiri Musim di Posisi Ketiga Klasemen
-
Kualitas Udara Buruk, Jakarta Peringkat 11 Kota Paling Berpolusi di Dunia Selasa Pagi
-
Maurizio Sarri Resmi Tinggalkan Lazio, Gennaro Gattuso Jadi Kandidat Pengganti
-
Ironi Jakarta! 35 Persen Warga Masih Belum Terjangkau Air Bersih, Air Tanah dan Sungai Tercemar Jadi Sorotan
-
DPR Merespons Berbagai Isu Terkini
-
Ini Beberapa Penyebab Rumah Terasa Sesak Meski Ruang Masih Cukup
-
Inovasi dan Keberlanjutan Jadi Fokus Palmex Jakarta 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.