Wagub Rano Targetkan Jakarta Tembus Top 50 Kota Global di Gebyar Setia Fest DPMPTSP

Minggu, 01 Feb 2026, 15:45 WIB

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri Gebyar Setia Fest dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-11 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta di Hall A GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, Jumat (30/1). Kehadiran Wagub menjadi penanda komitmen Pemprov DKI dalam mendorong transformasi layanan perizinan dan investasi.

Dalam sambutannya, Rano Karno mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang dinilai berjalan lancar dan penuh kolaborasi lintas sektor. Ia menyebut Gebyar Setia Fest sebagai momentum strategis untuk menguatkan peran DPMPTSP dalam pembangunan Jakarta sebagai kota global.

Ket. Foto: Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri Gebyar Setia Fest dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-11 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta di Hall A GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, Jumat (30/1). — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

Rano menegaskan Pemprov DKI tengah menargetkan Jakarta masuk jajaran Top 50 Global City Index pada 2030. Target jangka panjang juga dipatok lebih ambisius, yakni menembus Top 20 Global City pada 2045.

"Dengan posisi Jakarta yang saat ini berada di peringkat ke-71, kita menargetkan lompatan signifikan melalui peningkatan sekitar 20 peringkat dalam empat tahun ke depan," ujar Rano.

Untuk mengejar target tersebut, Pemprov DKI menyiapkan sejumlah program prioritas. Salah satunya adalah perluasan layanan TransJakarta hingga wilayah Jabodetabek.

Rano juga menyampaikan kebijakan penyediaan transportasi publik gratis bagi 15 golongan masyarakat. Program ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas warga sekaligus menekan kemacetan dan emisi.

Selain sektor transportasi, revitalisasi ruang publik terintegrasi turut menjadi fokus pemerintah daerah. Rano menyebut pengembangan kawasan Blok M Hub sebagai contoh konkret integrasi transportasi, ruang publik, dan pusat aktivitas ekonomi.

Pemprov DKI juga telah meresmikan Jembatan Penyeberangan Orang dari kawasan Ancol menuju Jakarta International Stadium. Infrastruktur ini diproyeksikan memperkuat konektivitas kawasan wisata dan olahraga.

Di sektor infrastruktur strategis, Rano mengungkapkan rencana groundbreaking megaproyek Giant Sea Wall Jakarta. Proyek tersebut dijadwalkan mulai dibangun pada September 2026.

Menurut Rano, penguatan infrastruktur fisik harus berjalan seiring dengan transformasi layanan publik. Ia menekankan DPMPTSP memiliki peran kunci dalam menciptakan iklim investasi yang kompetitif.

"Pada usia ke-11 ini, saya meyakini insan DPMPTSP telah memiliki fondasi talenta, pendidikan, dan pengalaman yang kuat," kata Rano.

Ia menambahkan tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, menuntut aparatur pemerintah semakin adaptif. Inovasi layanan menjadi keharusan agar Jakarta tidak tertinggal dari kota global lain.

Rano berharap DPMPTSP mampu menghadirkan layanan perizinan yang cepat, transparan, dan mudah diakses dari mana pun. Standar pelayanan juga diminta setara di seluruh wilayah Jakarta.

"Dengan demikian, seluruh insan DPMPTSP di setiap tingkatan siap menangkap peluang investasi dan berperan sebagai mitra strategis yang solutif," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya integritas dalam setiap proses pelayanan. Profesionalisme aparatur dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik dan investor.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP DKI Jakarta Heru Hermawanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah mengabdi selama lebih dari satu dekade. Ia menyebut capaian kinerja DPMPTSP tercermin dari berbagai penghargaan yang diraih.

Heru mengungkapkan DPMPTSP DKI Jakarta telah mengoleksi sekitar 70 penghargaan di tingkat daerah maupun nasional. Penghargaan tersebut mencakup inovasi layanan, tata kelola perizinan, hingga pelayanan publik berbasis digital.

"Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi seluruh jajaran yang selama ini telah melayani masyarakat," kata Heru.

Ia menjelaskan Gebyar Setia Fest dihadiri sekitar 2.000 insan DPMPTSP dari berbagai tingkatan. Peserta berasal dari kelurahan, kecamatan, kota administrasi, hingga tingkat dinas.

Menurut Heru, kehadiran ribuan pegawai tersebut menjadi simbol kekompakan organisasi. Hal ini juga menunjukkan semangat kolektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Heru menilai tantangan ke depan akan semakin kompleks seiring meningkatnya kebutuhan investasi dan tuntutan masyarakat. Oleh karena itu, DPMPTSP terus mendorong digitalisasi layanan serta penyederhanaan proses perizinan.

Ia menegaskan DPMPTSP tidak hanya berfungsi sebagai lembaga administrasi. Peran strategis juga diarahkan sebagai penghubung antara pemerintah daerah dan pelaku usaha.

Melalui pendekatan kolaboratif, Heru berharap iklim investasi Jakarta semakin kompetitif di tingkat regional dan global. Target tersebut sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan berdaya saing.

Gebyar Setia Fest sendiri menjadi ajang konsolidasi internal sekaligus sarana edukasi publik. Kegiatan ini menampilkan berbagai inovasi layanan serta capaian kinerja DPMPTSP.

Pemprov DKI menilai penguatan sektor perizinan dan investasi menjadi salah satu kunci utama mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan sistem layanan yang adaptif dan transparan, Jakarta diharapkan mampu menarik lebih banyak investor strategis.

Ke depan, Pemprov DKI bersama DPMPTSP berkomitmen memperkuat ekosistem investasi yang ramah usaha. Langkah ini diproyeksikan mendukung target Jakarta masuk jajaran kota global teratas dalam dua dekade mendatang.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.