IKN Dilirik Jepang, Investasi Hijau Jadi Pintu Masuk

Minggu, 01 Feb 2026, 07:00 WIB

PENAJAM PASER UTARA – Penjajakan peluang usaha oleh Jepang di Ibu Kota Nusantara (IKN) mencerminkan kepentingan strategis untuk terlibat sejak awal dalam pembangunan pusat pemerintahan baru Indonesia yang berorientasi jangka panjang.

Keterlibatan ini tidak semata bertumpu pada potensi proyek fisik, tetapi juga pada penguatan kolaborasi investasi berkelanjutan di wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, yang menjadi fondasi IKN.

Ket. Foto: Suasana KIPP IKN di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. — Sumber: ANTARA/ Nyaman Bagus Purwaniawan.

Bagi Jepang, partisipasi dalam pembangunan IKN membuka ruang transfer teknologi, penerapan standar ramah lingkungan, serta pengembangan infrastruktur cerdas yang sejalan dengan agenda pembangunan hijau.

Sementara bagi Indonesia, minat Jepang menjadi sinyal positif bagi kredibilitas proyek IKN, sekaligus memperkuat arus investasi asing yang mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan tanpa mengabaikan aspek keberlanjutan dan tata kelola jangka panjang.

"Pelaku usaha menjajaki peluang usaha untuk investasi di IKN," ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Sabtu (31/1), ketika ditanya menyangkut kunjungan puluhan pelaku usaha Jepang di Sepaku, Penajam Paser Utara.

"Diharapkan kunjungan itu dapat berlanjut pada realisasi investasi nyata ke depan dalam pembangunan IKN," tambahnya.

Otorita IKN komitmen terus membuka ruang kolaborasi dengan mitra nasional maupun internasional, termasuk Jepang, dalam membangun IKN, sebagai calon ibu kota Indonesia.

IKN dibangun sebagai pusat pemerintahan baru yang modern, berdaya saing, dan berkelanjutan, kata Basuki Hadimuljono, minat investor Jepang diharapkan dapat memperkuat posisi IKN sebagai destinasi investasi strategis ke depan.

Japan External Trade Organization (JETRO) dan 34 perusahaan Jepang lintas sektor berkunjung ke IKN, terdiri dari perwakilan lembaga pemerintah dan pelaku usaha dari berbagai sektor, mulai dari perdagangan, perbankan, permesinan, ketenagalistrikan, material, pangan, hingga jasa.

Otorita IKN memberikan gambaran langsung mengenai kesiapan infrastruktur dan arah pembangunan IKN kepada para calon investor tersebut.

"Kunjungan untuk menjajaki peluang usaha sekaligus memperkuat kolaborasi investasi berkelanjutan di IKN" jelas Presiden Direktur JETRO Jakarta Shinji Hurai.

Minat investor Jepang dalam mendukung pembangunan dan pengembangan IKN juga cukup besar, sehingga diperkirakan penjajakan mendalam terkait peluang usaha untuk menanam modal di IKN, demikian ungkap dia.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.