KKP Turun Tangan, Penataan Kapal Muara Angke Dimulai

Jumat, 30 Jan 2026, 22:41 WIB

JAKARTA – Penataan kapal di Pelabuhan Muara Angke menjadi langkah penting untuk meningkatkan keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan aktivitas perikanan.

Kepadatan kapal yang tidak tertata berisiko menimbulkan kecelakaan, menghambat mobilitas bongkar muat, serta memperbesar potensi kerusakan fasilitas pelabuhan.

Ket. Foto: Kapal perikanan bersandar di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Muara Angke, Jakarta. — Sumber: ANTARA/HO-KKP

Selain itu, kondisi semrawut juga menyulitkan pengawasan operasional, termasuk aspek keselamatan pelayaran dan kepatuhan perizinan.

Dengan penataan yang terencana, pelabuhan dapat berfungsi lebih optimal sebagai pusat ekonomi perikanan rakyat, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, tertib, dan mendukung produktivitas nelayan.

Penataan ini juga menjadi fondasi penting bagi modernisasi pelabuhan perikanan agar mampu beradaptasi dengan peningkatan aktivitas dan kebutuhan logistik ke depan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan komitmennya dalam melakukan penataan kapal perikanan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Muara Angke, Jakarta, guna mengurai kepadatan kapal yang berpotensi mengganggu keselamatan dan kelancaran aktivitas perikanan tangkap.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Lotharia Latif, dalam siaran resmi di Jakarta, Jumat (30/1), menyampaikan bahwa sejak awal tahun 2026, KKP bersama Dinas Kelautan dan Perikanan DKI Jakarta telah melakukan identifikasi kapal perikanan di Muara Angke.

Identifikasi ini mencakup status izin kapal, kondisi fisik, serta pemetaan alur keluar-masuk pelabuhan.

Ia menjelaskan identifikasi itu dilakukan guna memastikan kelancaran aktivitas kepelabuhanan perikanan, keselamatan pelayaran, serta pelayanan kepada nelayan dan pelaku usaha perikanan tetap berjalan optimal.

“Di samping itu, kami sedang memetakan alur masuk dan keluar dari pelabuhan, untuk memudahkan akses nelayan dari atau ke fishing ground,” kata Lotharia.

Ia menyampaikan proses penataan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor, melibatkan syahbandar di pelabuhan perikanan bersama unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Pengelola PPN Muara Angke, Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman, serta Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Jakarta.

Kapal-kapal yang berada di dermaga, kata dia, diarahkan untuk melakukan tambat labuh di area sekitar pelabuhan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.

Selain faktor kepadatan, ia menyebutkan kondisi cuaca buruk yang membuat banyak kapal belum berani melaut turut memperbesar jumlah kapal yang menumpuk di dermaga.

Kondisi ini, menurutnya, semakin menegaskan urgensi penataan agar tidak menimbulkan risiko bagi nelayan maupun pelaku usaha perikanan.

“Persoalan ini tidak bisa diselesaikan sendiri. Dibutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk pemilik kapal, agar penataan berjalan tertib dan berkelanjutan,” ucap Lotharia.

Dengan penataan yang terstruktur, KKP berharap PPN Muara Angke dapat menjadi pelabuhan perikanan yang lebih aman, tertib, dan mendukung keberlanjutan usaha perikanan di Jakarta.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan

Iran Ancam Anggap Musuh Siapa Pun yang Ikut Blokade Ekonomi AS

Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.