Cianjur Menangis, 180 Siswa Keracunan MBG. Kapan Keracunan Selesai
Rabu, 28 Jan 2026, 04:14 WIBCIANJUR â Masyarakat Cianjur prihatin dan sedih terus saja terjadi keracunan makan begizi gratis (MBG). Petugas gabungan Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mendata sekitar 180 siswa sejumlah sekolah diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG, menjalani perawatan di puskesmas setempat, Selasa.
Camat Cikalongkulon Iyus Yusuf dihubungi di Cianjur, Selasa, mengatakan sebagian besar siswa berasal dari sejumlah sekolah dasar di Cikalongkulon, mengeluh pusing, mual, dan muntah setelah mengonsumsi menu MBG dan sebagian besar mengeluhkan hal yang sama setelah pulang ke rumah.
"Ratusan ratusan pelajar tersebut mulai mengalami gejala keracunan, seperti pusing, mual, muntah dan diare pada siang dan petang setelah sampai di rumah sehingga pihak keluarga membawa mereka ke puskesmas," katanya.
Dia menjelaskan dari 180 siswa yang diduga keracunan itu, empat orang di antaranya dirujuk ke RSUD Sayang Cianjur karena mengalami dampak cukup parah sehingga membutuhkan penanganan medis yang serius.
Hingga Selasa malam, kata dia, jumlah korban bertambah dari semula 107 orang meningkat menjadi 180 orang, sehingga penanganan dilakukan di sejumlah ruangan di Puskesmas Cijagang.
"Ratusan siswa yang mengalami keracunan berasal dari enam sekolah yang menyantap MBG dari SPPG yang sama sebelum mengeluh pusing, mual, muntah, dan diare," katanya.
Selain di Puskesmas Cijagang, katanya, puluhan siswa juga mendapat pelayanan di Puskesmas Cikalongkulon karena terbatasnya ruangan untuk penanganan dengan harapan dapat segera pulih.
Terkait dengan penyebab pasti keracunan yang menimpa ratusan siswa tersebut, pihaknya bersama petugas Dinkes Cianjur dan Polsek Cikalongkulon masih melakukan penyelidikan dengan sudah membawa sampel sisa makanan dan muntahan.
"Dugaan sementara ratusan siswa mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG terdiri dari nasi, ayam, sayur sawi, dan buah semangka yang disediakan unit SPPG Sukagalih," katanya.
28 Siswa Sampai Dirawat
Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat 28 siswa SDN Wargasari-Kadupandak, mendapat perawatan karena mengalami keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG), 11 orang di antaranya dirujuk ke rumah sakit.
Kepala Puskesmas Kadupandak Suryana saat dihubungi, Selasa, mengatakan puluhan siswa yang mengalami keracunan mengeluh mual, pusing, muntah dan demam setelah beberapa puluh menit menyantap hidangan MBG.
"Sejak pagi sampai petang total siswa yang menjalani perawatan sebanyak 28 orang, 11 orang siswa dirujuk ke rumah sakit karena kondisinya terus memburuk," katanya.
Pihaknya memastikan pelayanan kesehatan terhadap puluhan siswa keracunan dilakukan secara maksimal, sehingga kondisi kesehatan mereka kembali pulih seperti semula dan dapat kembali bersekolah normal.
- Keracunan MBG
- cianjur
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
KMP Mutiara Sentosa II Terbakar, Menhub Janji Evaluasi Total Keselamatan Pelayaran
-
Penjualan Mobil Listrik Korsel Capai Titik Tertinggi di Eropa
-
88 Santri Korban Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo Masih Dirawat, 31 SPPG di Sidoarjo Belum Punya Izin
-
Mayoritas Konsumsi BBM Nasional Masih Menggunakan BBM Bersubsidi
-
Budidaya Ikan Tematik Jadi Andalan Pemkab Lebak Tingkatkan Produksi Perikanan.
-
Penundaan Harga Pakan Jadi Angin Segar, Tapi Sampai Kapan?
-
Penutupan Sebagian Akses Wisata Bromo untuk Mendukung Penanganan Kebakaran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.