Bersih-Bersih Dimulai! Purbaya Siap Rombak Pejabat Bea Cukai dalam Waktu Dekat

Selasa, 27 Jan 2026, 14:30 WIB

JAKARTA – Perbaikan di institusi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menjadi krusial karena posisinya yang strategis sebagai gerbang utama arus barang dan perdagangan internasional.

Lemahnya tata kelola, pengawasan, dan integritas aparatur berpotensi menimbulkan kebocoran penerimaan negara, distorsi iklim usaha, hingga menurunnya kepercayaan publik.

Ket. Foto: Ilustrasi- Seorang petugas bea cukai sedang memindai pita cukai. — Sumber: Istimewa.

Reformasi yang menyentuh sistem, sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi menjadi kunci agar DJBC mampu menjalankan fungsi pengawasan dan pelayanan secara seimbang, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendukung daya saing ekonomi nasional.

Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan akan melakukan perombakan besar-besaran terhadap jajaran pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam waktu dekat.

Ia membocorkan, perombakan itu mencakup kepala kantor wilayah hingga pejabat di lima pelabuhan besar. Sejumlah pejabat bahkan akan dinonaktifkan sementara sebagai bagian dari langkah tegas untuk memperbaiki kinerja institusi tersebut.

"Di Bea Cukai akan saya kasih kejutan agak drastis. Mungkin beberapa hari lagi, besok kali ya. Jadi saya ganti semua pejabatnya selain Dirjen. Di sekeliling Dirjen saya tukar semuanya. Terus seluruh kepala pelabuhan dan kepala kantor wilayah yang mengawasi pelabuhan saya ganti semua. Sebagian yang besar-besar saya rumahkan," kata Purbaya dalam acara Indonesia Fiscal Forum (IFF) 2026 di Jakarta, Selasa (27/1).

Menurut dia, langkah ini diperlukan agar Bea Cukai bekerja lebih serius dalam mencegah kebocoran penerimaan negara. Pergantian sejumlah pejabat menjadi bagian dari upaya memastikan target penerimaan perpajakan tahun ini dapat tercapai.

"Ini message (pesan) untuk teman-teman Bea Cukai yang lain supaya bekerja dengan lebih serius ke depan," tuturnya.

Menkeu memandang sebenarnya sumber daya manusia di DJBC memiliki kemampuan yang mumpuni, namun masih perlu dorongan kuat agar kinerjanya optimal.

Menjawab pertanyaan terkait calon pengganti pejabat yang dirombak, Purbaya mengatakan rotasi bakal dilakukan di internal DJBC. Menurutnya, mendatangkan pejabat dari luar justru membutuhkan waktu adaptasi yang lebih lama.

"Ada (pejabat) yang lebih muda naik, ada yang saya tukar. Tapi kalau dari luar kan biasanya sih enggak tahu operasi Bea Cukai akan lebih lama. Tapi yang jelas nanti beberapa pejabat itu saya rumahkan aja," tambah Menkeu.

Selain DJBC, Purbaya juga menyinggung rencana perombakan di jajaran pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) meski ia belum merinci lebih lanjut.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.