Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga Pesawat Militer AS Dipindahkan dari Jerman ke Timur Tengah

📅 Senin, 26 Jan 2026, 11:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiga Pesawat Militer AS Dipindahkan dari Jerman ke Timur Tengah Doc: airfighters.com
Ket. Pesawat Boeing KC-135R Stratotanker milik Angkatan Udara AS

MOSKOW - Setidaknya tiga pesawat Angkatan Udara Amerika Serikat dipindahkan dari Jerman ke negara-negara di Timur Tengah, termasuk Kuwait dan Qatar, dalam dua hari terakhir, menurut data Flightradar24.

Menurut layanan pelacak penerbangan tersebut, sebagaimana dilaporkan Sputnik pada Senin (26/1), sebuah pesawat tanker Boeing KC-135R Stratotanker mendarat di Qatar pada Minggu sekitar pukul 18.23 GMT (Senin, 01.23 WIB). Kemungkinan besar pesawat itu berangkat dari Pangkalan Udara Angkatan Udara AS Ramstein di Jerman.

Selain itu, pada Sabtu sekitar pukul 20.40 GMT (Minggu 03.40 WIB), sebuah pesawat angkut militer Boeing C-17A Globemaster III mendarat di Kuwait, dengan titik keberangkatan tercatat dari Trier, Jerman.

Terakhir, Sabtu sekitar pukul 21.54 GMT (Minggu, 04,52 WIB), pesawat C-17A lainnya yang berangkat dari Pangkalan Udara AS Spangdahlem di Jerman menghilang dari radar di wilayah selatan Kuwait.

Lebih lanjut, berdasarkan data Flightradar24, AS juga mengerahkan pesawat angkut militer Lockheed Martin C-130J Hercules dari Bahrain ke wilayah Kuwait tengah. Selain itu, sekitar pukul 01.54 GMT (08.54 WIB) pada 25 Januari, sebuah pesawat tanker KC-135R AS mendarat di Qatar.

Pada 22 Januari, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa kapal-kapal Angkatan Laut AS sedang bergerak menuju Iran “untuk berjaga-jaga.”

Sebelumnya, ia tidak dapat memberikan jawaban pasti mengenai apakah opsi intervensi militer terhadap Iran telah dikesampingkan, dan hanya mengatakan ia tidak dapat memastikan apa yang akan terjadi di masa depan.

Adapun pada 21 Januari, Wall Street Journal melaporkan bahwa AS mengerahkan jet tempur F-15E serta kapal induk USS Abraham Lincoln ke Timur Tengah. Dilaporkan pula bahwa sistem pertahanan udara tambahan, termasuk sistem pertahanan rudal Patriot dan THAAD, akan ditempatkan di kawasan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
PLN Libatkan 26 UMKM pada P...
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.