Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementan Ungkap Ketersediaan Tenaga Kesehatan Hewan Baru 50 Persen

📅 Jumat, 09 Okt 2026, 16:47 WIB | Oleh:
Kementan Ungkap Ketersediaan Tenaga Kesehatan Hewan Baru 50 Persen Doc: Unsplash/Jonatan Bustos

JAKARTA — Kementerian Pertanian menyebut ketersediaan tenaga kesehatan hewan baru mencapai sekitar 50 persen. Kondisi tersebut juga belum merata, terutama di wilayah luar Pulau Jawa.

Koordinator Kelembagaan Sumber Daya Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Baiq Yunita Arisandi, mengatakan kebutuhan tenaga masih tinggi. Kekurangan paling terasa di sejumlah wilayah Kalimantan, Papua, dan sebagian Sumatera.

"Kalau kita berhitung dengan menggunakan regulasi yang ada, satu Puskeswan membutuhkan satu dokter hewan dan dua paramedik veteriner. Nah saat ini kondisi kita di Indonesia, kecukupan akan tenaga kesehatan hewan ini masih baru 50 persen," ujar Yunita, Kamis (8/10).

Yunita mengatakan pemerintah masih menghadapi masalah pemerataan tenaga kesehatan hewan. Kondisi tersebut membuat pelayanan kesehatan hewan belum dapat menjangkau seluruh daerah secara optimal.

Ia mengatakan pemerintah menggandeng dokter hewan praktisi dan swasta untuk membantu daerah yang kekurangan tenaga. Kolaborasi dilakukan melalui organisasi profesi, termasuk Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia atau PDHI.

Kerja sama tersebut juga dilakukan dalam berbagai program kesehatan hewan pemerintah. Salah satunya program vaksinasi penyakit mulut dan kuku di sejumlah wilayah.

Yunita mengatakan dokter hewan praktisi membantu pelaksanaan program ketika tenaga pemerintah terbatas. Kolaborasi tersebut diperlukan agar pelayanan kesehatan hewan tetap berjalan di daerah.

Di kesempatan yang sama, Ketua Konsil Veteriner Indonesia, Prof Drh Teguh Budipitojo, menilai distribusi dokter hewan perlu diperkuat. Ia mengusulkan program internship bagi lulusan baru sebelum mereka memasuki dunia kerja.

"Kalau internship, maka sebelum seorang dokter hewan itu memasuki dunia kerjanya, dia harus disebar dulu ke seluruh Indonesia. Harapannya pemerintah kemudian memiliki pegangan untuk menggunakan dokter hewan baru ini menyebar ke seluruh wilayah Indonesia," kata Teguh.

Teguh mengatakan lulusan baru cenderung memilih bekerja di kota-kota besar. Program internship dinilai dapat membantu menempatkan dokter hewan di daerah yang kekurangan tenaga.

PDHI bersama perguruan tinggi juga dapat memetakan daerah yang membutuhkan dokter hewan. Pemetaan tersebut diharapkan membuat penempatan tenaga lebih tepat sasaran.

Teguh menilai standar kompetensi dokter hewan juga perlu dijaga secara nasional. Menurutnya, kualitas lulusan harus tetap sama meski berasal dari perguruan tinggi berbeda.

Kementan sendiri mengatur kebutuhan tenaga Puskeswan melalui Permentan Nomor 64 Tahun 2007. Aturan tersebut mencantumkan satu dokter hewan dan dua paramedik veteriner dalam susunan petugas Puskeswan.

Pemerintah dan organisasi profesi diharapkan terus memperkuat kerja sama untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan hewan. Upaya tersebut penting agar layanan kesehatan hewan dapat menjangkau masyarakat di seluruh Indonesia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...

Pemerintah Tetapkan Tarif Platform Ojol 8 Persen

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Pemerintah Tetapkan Tarif P...
Nasional
Menperin Targetkan Kontribu...
Luar Negeri
IMF: Bantuan Tepat Sasaran ...
Advertisement
Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

Event Jakarta Akhir Pekan 10-11 Oktober: Ada Avenged Sevenfold hingga Victoria Run

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.