Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Iran Melawan, Nyatakan Lebih Siap untuk Respons Serangan Musuh

📅 Senin, 26 Jan 2026, 21:33 WIB | Oleh:
Iran Melawan, Nyatakan Lebih Siap untuk Respons Serangan Musuh Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Arsip foto soliditas Iran.

TEHERAN - Iran pada Senin (26/1) mengatakan bahwa mereka “lebih siap dari sebelumnya” untuk menanggapi setiap potensi serangan terhadap Iran, seiring meningkatnya ketegangan secara dramatis dengan Amerika Serikat menyusul gelombang protes baru-baru ini di Iran.

Dalam konferensi pers mingguan di Teheran, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menggambarkan situasi tersebut sebagai “perang hibrida”, merujuk pada perang 12 hari yang terjadi pada Juni lalu serta aksi protes kekerasan baru-baru ini yang menurut Teheran dipicu oleh AS dan Israel.

Ia mengatakan ancaman dan “klaim tanpa dasar” terus datang dari AS dan Israel, dengan mengutip pernyataan terbaru Presiden AS Donald Trump serta laporan mengenai kapal-kapal perang AS yang bergerak menuju Teluk Persia.

Baghaei juga menekankan bahwa negara-negara di kawasan memahami bahwa ketidakstabilan bersifat menular dan tidak akan terbatas pada Iran saja.

Juru bicara itu menegaskan kekhawatiran bersama di antara negara-negara tetangga Iran mengenai konsekuensi dari setiap serangan militer AS, serta mendesak mereka untuk “mengambil sikap yang jelas” terhadap ancaman AS.

“Dengan mengandalkan kemampuan dalam negeri serta pengalaman berharga di masa lalu, Iran lebih siap dari sebelumnya dan akan merespons secara komprehensif, tegas, dan dengan cara yang akan disesalkan terhadap setiap potensi agresi,” tegas juru bicara Kementerian Luar Negeri tersebut.

Ketegangan antara AS dan Iran meningkat setelah protes baru-baru ini di Iran berubah menjadi kekerasan dan mengakibatkan lebih dari 3.000 korban jiwa, menurut pemerintah Iran.

Pada puncak aksi protes awal bulan ini, Trump memperingatkan pemerintah Iran bahwa ia akan “datang menyelamatkan” para demonstran jika kekuatan mematikan digunakan terhadap mereka.

Beberapa hari kemudian, ia mendorong para pengunjuk rasa untuk terus berdemonstrasi dan mengambil alih lembaga-lembaga dengan menyatakan bahwa bantuan sedang dalam perjalanan.

Ia juga memperingatkan bahwa sudah waktunya terjadi perubahan kepemimpinan, yang oleh banyak pihak di Iran ditafsirkan sebagai ancaman terhadap Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Baru-baru ini, pada Sabtu, presiden AS mengumumkan bahwa sebuah “armada” Amerika sedang menuju Timur Tengah dan bahwa AS memantau situasi di Iran dengan cermat, mengonfirmasi laporan bahwa kapal induk USS Abraham Lincoln serta beberapa kapal perusak berpeluru kendali dijadwalkan tiba di kawasan tersebut dalam beberapa hari mendatang.

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari pimpinan politik dan militer Iran yang memperingatkan akan adanya respons kuat jika terjadi serangan terhadap negara itu. Ant/Sumber: Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Film Dokumenter Lisa Blackp...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.