Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wapres Gibran Tinjau Lokasi Longsor Cisarua Bandung Barat

📅 Minggu, 25 Jan 2026, 12:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wapres Gibran Tinjau Lokasi Longsor Cisarua Bandung Barat Doc: ANTARA
Ket. Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/1/2026).

BANDUNG BARAT – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/1), guna memastikan penanganan darurat serta keselamatan warga terdampak berjalan optimal. 

Dalam kunjungan tersebut, Wapres memberikan arahan kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta seluruh unsur terkait agar turun langsung ke lapangan dan melakukan pendampingan intensif kepada masyarakat.   

“Saya mohon maaf, tim sudah terjun ke lapangan. Kita doakan tim yang di lapangan dapat bekerja dengan baik,” ujar Gibran kepada warga terdampak.

Ia menekankan pemenuhan kebutuhan dasar seperti pangan, air bersih, dan layanan kesehatan harus diupayakan secara maksimal, bersamaan dengan langkah antisipatif agar bencana serupa tidak kembali terulang. 

Secara khusus, Wapres juga meminta perhatian ekstra bagi kelompok rentan, termasuk lanjut usia, anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, serta penyandang disabilitas.

Terkait rencana relokasi, Gibran meminta agar proses sosialisasi dilakukan dengan baik dan lokasi hunian sementara tidak terlalu jauh dari tempat asal maupun sumber mata pencaharian warga.

“Untuk lansia dan ibu menyusui agar diberikan atensi khusus, yang sakit juga harus diperhatikan, dan bantuan dipastikan tepat sasaran,” katanya.

Selain itu, Wapres juga menitipkan pesan kepada Wakil Gubernur Jawa Barat serta Bupati Bandung Barat agar segera menindaklanjuti persoalan alih fungsi lahan di wilayah rawan bencana.

“Saya titip wakil gubernur dan bupati terkait alih fungsi lahan mohon segera ditindak,” ujar Gibran.

Berdasarkan data sementara hingga pukul 12.00 WIB, longsor tersebut mengakibatkan 11 orang meninggal dunia, 23 orang ditemukan selamat, dan sekitar 79 warga masih dalam pencarian.

Total warga terdampak tercatat antara 114 hingga 123 orang, dengan 37 kepala keluarga serta sekitar 20 rumah tertimbun material longsor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.