Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian 80 Korban Longsor di Cisarua
Minggu, 25 Jan 2026, 12:14 WIBBANDUNG â Tim Search and Rescue (SAR) gabungan melanjutkan proses pencarian hari kedua terhadap 80 korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, di Bandung, Minggu (25/1), mengatakan penghentian sementara dilakukan untuk evaluasi bersama seluruh unsur yang terlibat, mulai dari pemerintah daerah, Polri, hingga relawan.
âHari ini merupakan hari kedua pelaksanaan operasi SAR. Di lapangan ada SAR Mission Koordinator yang mengoordinir berbagai unsur yang hadir. Informasi yang juga kita terima, masih ada kira-kira 80 warga yang dinyatakan hilang,â katanya.
Berdasarkan data sebelumnya, pihaknya mencatat sebanyak dua belas kantong jenazah korban bencana longsor telah diserahkan kepada pos Disaster Victim Identification (DVI) untuk diidentifikasi.
Sementara itu, lebih dari 30 rumah terdampak dari total 34 kepala keluarga, sementara jumlah pengungsi diperkirakan mencapai 300 hingga 400 orang akibat bencana tersebut.
âSementara yang kita dapat, jumlah korban yang terdampak ada 113 orang dari 34 kepala keluarga. Itu informasi awal. Kemudian dari kejadian tersebut telah bisa kita selamatkan 23 personel,â ujarnya.
Terkait metode pencarian, dia menjelaskan penggunaan alat berat masih menyesuaikan kondisi lapangan yang didominasi material longsoran berupa tanah bercampur air membuat medan menjadi sangat lunak.
âAlat berat sudah disiapkan. Jika memungkinkan dan aman, akan langsung kita turunkan. Namun bila belum bisa, pencarian akan dilakukan secara manual,â jelasnya.
Hambatan utama selama proses pencarian adalah cuaca yang tidak menentu, dengan intensitas hujan sedang hingga lebat, serta kondisi material longsoran yang belum stabil sehingga membahayakan tim penyelamat.
"Yang pertama, kita sangat ketergantungan dengan cuaca, mudah-mudahan hari ini lebih baik. Kedua adalah kondisi longsoran yang masih berupa lumpur sehingga menyulitkan pekerjaan," jelasnya.
Dari hasil asesmen, ketebalan timbunan longsor diperkirakan mencapai sekitar lima meter dan menutup area selebar kurang lebih 100 meter, dengan jarak dari mahkota longsoran hingga titik akhir mencapai sekitar tiga kilometer.
Dia juga mengatakan bahwa untuk mendukung kelancaran pencarian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana melakukan modifikasi cuaca di wilayah terdampak.
âPak Gubernur menyampaikan mulai hari ini akan dilakukan modifikasi cuaca. Mudah-mudahan ini efektif sehingga proses pencarian bisa berjalan lebih lancar,â tutupnya.
- Tim SAR Gabungan
- Longsor di Cisarua
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Masukan Koalisi Jakarta Sehat Bisa Sukseskan Perda Kawasan Tanpa Rokok di DKI
-
Menhan: Bantuan Bencana Aceh Disalurkan Melalui Udara untuk Mempercepat Distribusi
-
Fenomena Tanah Ambles di Aceh Tengah Ternyata Longsoran, Ini Penyebabnya
-
Tak Ingin Tersandung Hukum, Pemkab Gandeng Kejari Pasaman Awasi Proyek Sekolah
-
Polisi Ungkap Peredaran Ganja 9,4 Kg di Cawang Jakarta Timur
-
Wali Kota Ingatkan Integritas dan Tata Kelola Bersih dalam Penanganan 17 Ruas Jalan Prioritas di Bandung
-
Investor Saham Tumbuh 32,6%, BRI Danareksa Sekuritas Dorong Edukasi Fundamental Lewat Program Emiten Visit
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.