Carlos Alcaraz Melaju ke Perempat Final Australian Open Usai Taklukkan Tommy Paul
Minggu, 25 Jan 2026, 15:25 WIBMELBOURNE â Petenis Carlos Alcaraz melaju ke perempat final Australian Open ketiganya secara berturut-turut pada hari Minggu (25/1), usai memberikan kekalahan telak lagi kepada petenis Amerika Tommy Paul dalam pertandingan Grand Slam yang sempat terganggu oleh keadaan darurat medis di antara penonton.
Setelah mengalahkan Paul di perempat final French Open tahun lalu dan mengalahkannya dalam empat set di Wimbledon pada tahun 2024, petenis nomor satu dunia itu memberi unggulan ke-19 kekalahan telak di lapangan keras dengan kemenangan 7-6(6) 6-4 7-5 di bawah sinar matahari siang di Rod Laver Arena.
"Dia memulai dengan cukup kuat.... Saya tahu saya akan memiliki peluang dan saya rasa saya berhasil memanfaatkannya," kata Alcaraz di lapangan.
"Secara keseluruhan, pertandingan tenis kali ini sangat berkualitas dari kedua tim, tetapi saya sangat senang bisa memenangkannya dalam dua set langsung."
Set pertama sempat terhenti selama sekitar 14 menit pada kedudukan 3-3 di tiebreak karena petugas medis menangani seorang penggemar yang mengalami cedera di tribun penonton bagian atas. Perempuan lanjut usia itu mampu berdiri dan dibantu keluar dari arena.
Saat pertandingan dilanjutkan, Paul akhirnya melakukan kesalahan ganda (double fault) dan kalah di set tersebut, yang menjadi pertanda buruk bagi pertandingan yang memperlihatkan dia menyia-nyiakan kerja kerasnya dengan kesalahan-kesalahan sesaat.
Hanya satu break servis di masing-masing dari dua set terakhir yang dibutuhkan Alcaraz untuk memenangkan pertandingan, setelah praktis tidak memberi Paul kesempatan untuk melakukan servis sendiri.
Alcaraz, yang selanjutnya akan menghadapi pemenang antara unggulan keenam Alex de Minaur dan unggulan kesepuluh Alexander Bublik, mengubah gerakan servisnya selama pramusim, sehingga memunculkan perbandingan dengan gaya servis Novak Djokovic.
Petenis Spanyol itu mengatakan bahwa legenda Serbia itu telah mengiriminya pesan yang bernada ringan mengenai hal tersebut.
"Saya tidak menyadari bahwa servis saya sangat mirip dengan servis Novak.... Saya menerima pesan dari Djokovic (yang mengatakan) 'Baiklah, Anda harus membayar saya.'"
"Saya sudah memegang kontraknya di sana, tetapi saya belum bertemu dengannya," imbuh dia sambil tersenyum. ils/CNA/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Carlos Alcaraz Simbol Era Baru Tenis Dunia
-
Sinner Tebar Ancaman di Musim Turnamen Tanah Liat
-
Kamis, SIM Keliling Layani Warga Jakarta di Lima Lokasi
-
Tanpa Perbaikan Struktural, Pasar Modal hanya jadi Pintu Masuk Jangka Pendek
-
Apel Siaga Ambulans untuk Pelayanan Kegawatdaruratan saat Mudik Lebaran
-
Privasi Pemain Jadi Sorotan, Australia Open Lakukan Evaluasi Kebijakan Kamera
-
Wanprestasi, Pemkot Surabaya Blacklist Dua Kontraktor dan Ambil Alih Proyek Pompa Air
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.