• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • 5 Makanan yang Sebaiknya D...

5 Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi Pria 50 Tahun ke Atas, Bisa Jadi Menu Harian!

Minggu, 25 Jan 2026, 10:22 WIB

JAKARTA - Bagi pria di atas 50 tahun, kekhawatiran seperti nyeri sendi, kesehatan jantung, dan menjaga massa otot seringkali menjadi perhatian, namun rupanya ada ancaman lain yang patut diwaspadai yakni peradangan jangka pendek yang berperan penting dalam penyembuhan dan pertahanan kekebalan tubuh.

Dikutip dari laman Eatingwell, Sabtu, Ahli gizi Dustin Moore, PhD, RD mengatakan bahwa metabolisme manusia normal secara alami menghasilkan peradangan di seluruh tubuh, namun tubuh akan mengendalikannya melalui jalur anti-inflamasi.

Ket. Foto: Ikan salmon — Sumber: RS Mount Elizabeth

Makanan yang dikonsumsi juga berperan dalam memicu atau mengurangi peradangan, beberapa makanan berikut bisa menjadi pilihan untuk menu makanan sehari-hari pria berusia 50 tahun ke atas.

1. Ikan Berlemak

Ikan berlemak seperti salmon, teri, dan herring, sarden mengandung asam lemak omega-3 yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan mengurangi peradangan.

2. Buah Beri

Kandungan antioksidan yang tinggi dalam buah beri bermanfaat mengurangi peradangan dan penyakit lain. Menyediakan serat dalam jumlah yang baik, komponen penting dalam diet yang seringkali kurang dikonsumsi oleh pria lanjut usia.

3. Kacang-kacangan

Kacang-kacanganjuga sebaiknya dikonsumsi secara rutin karena mengandung banyak senyawa tumbuhan yang mengurangi peradangan serta serat yang kaya untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, banyak jenis kanker.

4. Sayur Silangan

Sayurseperti brokoli, bunga kol, dan kubis brussels flavonoid utamanya, seperti quercetin dan kaempferol, yang membantu mengurangi peradangan dan turunkan risiko terkena kanker kolokteral dan prostat yang kerap dialami pria.

5. Oat

Oat yang mampu meningkatkan produksi asam lemak rantai pendek di usus besar Anda, yang memberi makan bakteri usus Anda, membantu mengurangi risiko kanker usus besar, dan mengurangi peradangan di usus.

Selain asupan makanan, Moore juga merekomendasikan untuk mengelola stres melalui itu olahraga teratur, aktivitas fisik, atau terlibat dalam hobi.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.