Banjir Makin Parah, Pemkab Karawang Minta Warga yang Tinggal Dekat Sungai Mengungsi

Sabtu, 24 Jan 2026, 09:49 WIB

KARAWANG - Bencana banjir melanda 20 dari 30 kecamatan yang ada di Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar), akibat meluapnya Sungai Citarum dan Cibeet dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang minta semua warga yang tinggal dekat aliran sungai mengungsi.

"Pada Sabtu pukul 01:20 WIB status Sungai Citarum dan Cibeet berstatus Awas. Jadi semua warga yang tinggal dekat aliran sungai itu harus segera mengungsi," kata Bupati Karawang Aep Syaepuloh di Karawang, Sabtu (24/1).

Ket. Foto: Gambar udara banjir di Karawang. — Sumber: Pemkab Karawang

Pihaknya bersama Forkopimda memastikan seluruh masyarakat yang berada di wilayah bantaran sungai sudah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Hingga Sabtu pagi ini bencana banjir di wilayah Karawang semakin parah. Sebelumnya banjir hanya melanda 13 kecamatan, kini meluas menjadi 20 kecamatan. Data itu sesuai dengan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Karawang per Jumat malam (23/1) pukul 21.00 WIB.

Saat ini banjir telah merendam 9.650 rumah yang tersebar di 58 desa/kelurahan di 20 kecamatan sekitar Karawang.

Jumlah warga terdampak banjir mencapai 10.927 Kepala Keluarga (KK), yang terdiri dari 31.601 jiwa dewasa, 969 balita, 111 bayi, serta 599 lansia, dengan 1.198 jiwa mengungsi di sejumlah titik pengungsian yang telah disiapkan pemerintah daerah.

Adapun banjir terparah terjadi Desa Karangligar hingga ketinggian air hampir mencapai sekitar dua meter.

Sebanyak 20 kecamatan di wilayah Karawang yang kini dilanda banjir di antaranya:

  1. Kecamatan Karawang Timur (Kelurahan Adiarsa Timur, Plawad dan Palumbonsari)
  2. Kecamatan Karawang Barat (Kelurahan Karangpawitan, Mekarjati, Tanjungpura, Tanjungmekar, Karawang Kulon, dan Adiarsa Barat)
  3. Kecamatan Rengasdengklok (Desa Kertasari, Rengasdengklok Utara, Kalangsari dan Rengasdengklok Selatan)
  4. Kecamatan Klari (Desa Duren dan Pancawati)
  5. Kecamatan Telukjambe Barat (Desa Karangligar)
  6. Kecamatan Telukjambe Timur (Desa Sukamakmur)
  7. Kecamatan Cilamaya Wetan (Desa Tegalwaru, Rawagempol Kulon, Rawagempol Wetan, Sukatani, Sukakerta, Mekarmaya dan Desa Muara)
  8. Kecamatan Cilamaya Kulon (Desa Bayur Kidul, Sukamulya dan Desa Kiara)
  9. Kecamatan Banyusari (Desa Cicinde Selatan)
  10. Kecamatan Kotabaru (Desa Pangulah Utara)
  11. Kecamatan Tirtamulya (Desa Citarik dan Kamulang)
  12. Kecamatan Jatisari (Desa Sukamekar)
  13. Kecamatan Telagasari (Desa Kalisari)
  14. Kecamatan Tirtajaya (Desa Kutamakmur, Tambaksumur dan Desa Srikamulyan)
  15. Kecamatan Rawamerta (Desa Pasirawi, Mekarjaya, Sukamerta, Sukapura, Pasirkaliki, Panyingkiran, Purwamekar dan Desa Balongsari)
  16. Kecamatan Majalaya (Desa Majalaya dan Pasir Jengkol)
  17. Kecamatan Lemahabang (Desa Pulojaya)
  18. Kecamatan Purwasari (Desa Sukasari)
  19. Kecamatan Tempuran (Desa Lemahsubur, Dayeuhluhur, Purwajaya, Jayanegara, Lemahkarya, Pagadungan, Tanjungjaya, dan Lemahmakmur)
  20. Kecamatan Kutawaluya (Desa Sindangmukti).

Bupati Asep mengimbau agar seluruh masyarakat Karawang mematuhi perintah dari tim evakuasi yang ada di lapangan secara patuh. Hal tersebut harus dilakukan demi kesehatan, keselamatan kita bersama di tengah bencana banjir yang semakin meluas.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar BPBD, Kodim 0604, Polres Karawang, Yonif 305 Tengkorak, tim kesehatan, dan seluruh stakeholder kemanusiaan yang ikut andil membantu mempersiapkan segala sesuatunya di lapangan tanpa mengenal waktu dan mengenal lelah," katanya. 

  • Banjir Karawang

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.