Menjelang Pertemuan AS-Ukraina-Russia: Moskow Berserikeras Penyerahan Wilayah Donbas untuk Akhiri Perang

Jumat, 23 Jan 2026, 18:09 WIB

MOSKOW - Kremlin mengulangi tuntutannya agar Kyiv menarik pasukannya dari wilayah Donbas timur agar perang berakhir, menunjukkan bahwa mereka belum meninggalkan tuntutan maksimalisnya menjelang pembicaraan trilateral dengan AS dan Ukraina di Abu Dhabi, seperti yang dilaporkan AFP.

“Posisi Russia sudah diketahui umum bahwa Ukraina, angkatan bersenjata Ukraina, harus meninggalkan wilayah Donbas. Mereka harus ditarik dari sana, ” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov , menambahkan: “Ini adalah syarat yang sangat penting.”

Ket. Foto: Putin menuntut agar Ukraina menyerahkan 20 persen wilayah timur Donetsk yang masih dikuasainya. Zelenskyy menolak untuk menyerahkan wilayah yang telah berhasil dipertahankan Ukraina sejak 2022 melalui peperangan gesekan yang melelahkan dan mahal. — Sumber: Istimewa

Dari The Guardian, pemerintahan Trump telah mendorong penyelesaian perdamaian , dengan para utusannya bolak-balik antara Kyiv dan Moskow dalam serangkaian negosiasi yang dikhawatirkan sebagian pihak dapat memaksa Ukraina untuk menerima kesepakatan yang tidak menguntungkan .

Presiden AS, Donald Trump, mengatakan pada hari Rabu bahwa Vladimir Putin dan Volodymyr Zelenskyy akan menjadi "bodoh" jika mereka gagal untuk bersatu dan mencapai kesepakatan.

Berbicara di Forum Ekonomi Dunia di Davos pada hari Kamis, utusan AS Steve Witkoff mengatakan satu masalah utama masih perlu diselesaikan dalam negosiasi , tanpa menyebutkan masalah apa itu.

Zelenskyy mengatakan status masa depan wilayah yang saat ini diduduki Russia di timur negara itu belum terselesaikan, tetapi proposal perdamaian "hampir siap". Kedua belah pihak sebelumnya telah menyoroti masalah wilayah sebagai hal yang krusial. Secara khusus, Putin menuntut agar Ukraina menyerahkan 20 persen wilayah timur Donetsk yang masih dikuasainya. Zelenskyy menolak untuk menyerahkan wilayah yang telah berhasil dipertahankan Ukraina sejak 2022 melalui peperangan gesekan yang melelahkan dan mahal.

Russia juga menuntut agar Ukraina membatalkan ambisinya untuk bergabung dengan NATO, dan menolak kehadiran pasukan NATO di wilayah Ukraina setelah kesepakatan damai.

Dalam pidatonya semalam, Trump mengulangi bahwa baik Putin maupun Zelenskyy ingin mencapai kesepakatan dan bahwa "semua orang sedang membuat konsesi" untuk mencoba mengakhiri perang.

Dia mengatakan bahwa poin-poin yang menjadi kendala dalam pembicaraan tetap sama selama enam atau tujuh bulan terakhir , dan mencatat bahwa "batas wilayah" adalah isu kunci. "Hambatan utama adalah hal-hal yang sama yang telah menghambatnya selama setahun terakhir," katanya.

Delegasi AS, Ukraina, dan Rusia menuju Abu Dhabi untuk pembicaraan trilateral pertama mereka mengenai perang tersebut.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.