- Home
-
- Megapolitan
-
- Banjir Sudah Melanda, Pemp...
Banjir Sudah Melanda, Pemprov DKI Jakarta Keruk Sungai dan Waduk
Jumat, 23 Jan 2026, 08:55 WIBJAKARTA - Banjir sudah melanda wilayah DKI Jakarta, namun Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta baru melakukan pengerukan di infrastruktur pengendali banjir seperti kali, sungai, waduk, situ dan embung. Langkah ini dimaksudkan untuk meningkatkan daya tampung air sehingga dapat meminimalkan banjir atau genangan air.Â
Sekretaris Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Nugraharyadi di Jakarta, Jumat (23/1), mengatakan pada tahun ini, pengerukan dilakukan sejak 2 Januari 2026 di 71 titik.
"Berdasarkan data per 19 Januari 2026, pengerukan dilakukan di 71 titik sungai/kali dan waduk/situ/embung di lima kota administrasi dengan volume sebanyak 25.746 meter kubik (m3)," kata dia.
Menurut dia, pengerukan di infrastruktur pengendali banjir juga dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi drainase. Dinas SDA DKI didukung 260 unit alat berat berupa ekskavator dan 457 unit kendaraan berat untuk mengangkut material (drump truck) selama kegiatan pengerukan.
Lalu, sebagai upaya memitigasi banjir akibat curah hujan sangat lebat hingga ekstrem yang diprediksi masih akan terjadi hari ini dan beberapa waktu ke depan, pompa permanen (stasioner) dan pompa bergerak (mobile) dioperasikan di lokasi terdampak.
Pompa bergerak digunakan untuk menjangkau lokasi banjir yang tidak terlayani pompa permanen.
Saat ini terdapat 668 unit pompa permanen di 243 lokasi dan 536 unit pompa bergerak di lima wilayah administrasi Jakarta.
Selain pompa, Dinas SDA DKI juga menyiagakan sekitar 3.880 personel pasukan biru di lapangan untuk menangani banjir.
Serangkaian upaya mitigasi ini, diharapkan efektif mengatasi genangan akibat cuaca ekstrem di kawasan-kawasan yang terdampak.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah DKI Jakarta pada 22-24 Januari 2026.
Potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem diperkirakan terjadi pada 22-23 Januari 2026, hujan lebat hingga sangat lebat akan terjadi pada 24 Januari 2026.
Kondisi cuaca tersebut berpotensi menimbulkan dampak hidrometeorologi, seperti genangan hingga banjir di sejumlah wilayah di DKI Jakarta.
- Banjir
- Pemprov DKI Jakarta
- keruk sungai
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Lantik 1.500 Pengurus FUHAB, Gubernur Pramono Tekankan Pentingnya Toleransi
-
InJourney Destination Bantu Rehab Rumah Nenek Kroniah di Sleman Agar Layak Huni
-
Youth Today, Leaders Tomorrow: BI dan Pemprov DKI Bentuk 500 Pemimpin Muda Jakarta
-
Kemenhut Lanjutkan Upaya Pendinginan Area Karhutla di Gunung Bromo
-
Batal Rilis 26 Agustus, Ini Rincian Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai yang Disempurnakan
-
Detik-Detik Delapan Rumah di Singkawang Terbakar, Seorang Anak Perempuan Tewas, Ini Kronologinya!
-
Pascagempa, Pemkab Manggarai Barat Pastikan Pariwisata Labuan Bajo Aman Dikunjungi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.