Capai Kesepakatan Harga, Pedagang Daging Batal Mogok
Kamis, 22 Jan 2026, 21:42 WIBJAKARTA â Pedagang daging sapi di Jabodetabek kembali beraktivitas mulai Jumat, 23 Januari 2026. Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) membatalkan rencana mogok berjualan setelah tercapai kesepakatan harga dan pasokan sapi hidup menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Kesepakatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Menteri Pertanian pada Rapat Koordinasi Stabilisasi Harga Pangan yang digelar pada Kamis, 22 Januari 2026. Arahan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui pertemuan daring yang difasilitasi Kementerian Pertanian pada hari yang sama dengan melibatkan Badan Pangan Nasional, Satuan Tugas Pangan POLRI, APDI, Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI), Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo), serta seluruh feedloter.
Dalam pertemuan itu, seluruh feedloter sepakat menjual sapi bakalan siap potong dengan harga maksimal Rp55.000 per kilogram berat hidup hingga Idul Fitri 2026.
Stok aman
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Agung Suganda mengatakan stok sapi pedaging dan daging sapi, khususnya di wilayah Jabodetabek, berada dalam kondisi aman. âStok sapi pedaging dan daging sapi mencukupi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026,â kata Agung.
Agung menegaskan feedloter yang menjual sapi hidup di atas harga kesepakatan akan dikenai sanksi sesuai kewenangan Kementerian Pertanian. Ia menilai kesepakatan tersebut memperkuat jaminan ketersediaan daging sapi nasional.
Sebagai tindak lanjut kesepakatan tersebut, APDI dan JAPPDI telah mengeluarkan surat kepada seluruh bandar dan pedagang daging di Jabodetabek untuk kembali berjualan mulai 23 Januari 2026. APDI, JAPPDI, dan seluruh feedloter juga berkomitmen menjaga stabilisasi pasokan dan harga daging sapi sesuai harga acuan penjualan hingga Idul Fitri 2026.
Sekretaris Jenderal APDI Yayan Suryana mengatakan kesepakatan itu menjadi dasar bagi pedagang untuk kembali beraktivitas. âPada hari ini seluruh para pedagang daging di bawah naungan APDI saya nyatakan siap untuk beraktivitas berjualan kembali,â kata Yayan.
Senada dengan Yayan, Ketua Umum JAPPDI Asnawi menambahkan pedagang diminta melaporkan apabila terdapat feedloter yang menjual sapi hidup di atas harga kesepakatan. âJika ada pengusaha feedlot yang memberikan harga timbangan hidup di atas Rp55.000 tersebut silakan melaporkan kepada kami dengan bukti dan data yang lengkap untuk kami teruskan kepada Bapak Menteri Pertanian,â tutupnya.
- harga daging
- Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH)
- Harga Pangan
- Kementerian Pertanian (Kementan)
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Perkuat Ekosistem Digital, Motorola Luncurkan Jajaran Smartphone Baru di Indonesia
-
Kementan Bidik Bima Jadi Hub Unggas Indonesia Timur, Bangun Pabrik Pakan dan 60 Ribu Induk Broiler
-
Ringankan Beban Peternak Layer, Bapanas Pastikan Stok SPHP Jagung di Jatim Aman
-
Produksi Susu RI Cuma 20% Kebutuhan Nasional, Kementan: Ini Waktunya Swasembada!
-
Momentum Terakhir Musim Hujan! Kementan Pacu Tanam Serentak 50 Ribu Hektar Sebelum El Nino
-
Stok Melimpah: Kementan Gercep Serap Telur Peternak Magetan di Tengah Produksi Melimpah
-
Petani Lamongan Terbantukan: Pencairan Klaim Asuransi Tani Lebih Cepat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.