Tim SAR Temukan Pendaki Hilang di Bukit Kaba Rejang Lebong

Rabu, 21 Jan 2026, 16:07 WIB

Rejang Lebong, Bengkulu -- Tim SAR dari Basarnas Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, bersama anggota TNI/Polri, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan relawan, berhasil menemukan pendaki yang dinyatakan hilang di kawasan Bukit Kaba di Rejang Lebong.

Kepala Unit Basarnas Rejang Lebong Yudhi Patria di Rejang Lebong, Senin, mengatakan korban hilang di Bukit Kaba ini ialah Abim Berlian (16), pelajar SMKN 2 Kabupaten Lebong.

Ket. Foto: Abim Berlian (16) pelajar asal Kabupaten Lebong yang sempat hilang saat melakukan pendakian Bukit Kaba di Rejang Lebong berhasil ditemukan dan dievakuasi. — Sumber: ANTARA/Nur Muhamad

Dia ditemukan pada Senin (19/1) sekitar pukul 11.00 WIB setelah dinyatakan hilang sejak Minggu pagi (18/1) sekitar pukul 08.30 WIB saat melakukan pendakian di gunung api aktif di Provinsi Bengkulu tersebut.

"Alhamdulillah, korban ditemukan dalam kondisi selamat sekitar pukul 11.00 WIB, tidak jauh dari jalur evakuasi kendaraan. Korban ditemukan setelah tersesat di kawasan Bukit Kaba dan dilakukan pencarian intensif oleh tim gabungan," kata dia.

Dia menjelaskan operasi pencarian korban yang dilakukan tim SAR terbagi menjadi beberapa regu, dimana terlebih dahulu menemukan jejak barang milik korban berupa uang Rp10.000, tas, dan pakaian korban.

"Dari petunjuk itu, kemudian pencarian difokuskan di lokasi yang diduga menjadi titik terakhir korban terlihat. Korban ditemukan sekitar 400 meter dari jalur evakuasi kendaraan, saat ditemukan kondisinya meringkuk kedinginan dan terlihat sangat lemas," terangnya.

Setelah ditemukan oleh tim gabungan ini, kata dia, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, yang berada di bawah Bukit Kaba untuk mendapatkan pemeriksaan serta perawatan medis lebih lanjut dan seterusnya diserahkan kepada pihak keluarga korban.

Komandan Batalion (Danyon) A Pelopor Brimob Polda Bengkulu Kompol Thomson Sirait menjelaskan pada operasi gabungan ini pihaknya menerjunkan satu peleton untuk membantu proses pencarian.

"Personel yang kita terjunkan berjumlah 30 personel. Tadi saat pencarian medannya cukup menyulitkan karena cuaca tiba-tiba turun hujan, namun berkat kerja sama tim gabungan Basarnas, TNI-Polri, dan relawan, korban akhirnya berhasil ditemukan," kata Thompson.

Ketua Pokdarwis Desa Sumber Urip Yulian Adi Pratama mengatakan korban sebelumnya telah tercatat di pos pendakian Bukit Kaba. Korban masuk ke TWA Bukit bersama dengan satu orang rekannnya.

"Korban terdaftar di pos, dia datang berdua dengan temannya. Keduanya sama-sama baru pertama kali melakukan pendakian ke Bukit Kaba," ujar Yulian Adi Pratama.

Ia mengatakan karena korban ini belum memahami jalur pendakian sehingga kemudian bergabung dengan empat pendaki lainnya yang juga dari daerah yang sama saat bertemu di pendakian dan menjadi satu rombongan. Namun di tengah perjalanan, korban terpisah dari rombongan dan sempat dinyatakan hilang akibat tersesat.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.