- Home
-
- Luar Negeri
-
- Macron di Forum Davos Desa...
Macron di Forum Davos Desak Uni Eropa Gunakan Bazoka Perdagangan Hadapi Tarif Baru AS
Rabu, 21 Jan 2026, 07:52 WIBMOSKWA - Presiden Prancis Emmanuel Macron mendesak Uni Eropa untuk menggunakan instrumen perdagangan terkuatnya, termasuk mekanisme anti-koersi yang juga dikenal sebagai âbazoka perdaganganâ, guna merespons ancaman tarif baru dari Amerika Serikat (AS).
Berbicara di Forum Ekonomi Dunia (World Econimic Forum/WEF) di Davos, Swiss pada Selasa (20/1), Macron mengatakan AS menggunakan perjanjian perdagangan yang merugikan kepentingan ekspor Eropa serta menuntut konsesi maksimal.
Ia menyebut langkah tersebut secara terbuka bertujuan melemahkan dan menundukkan Eropa. Situasi itu diperburuk dengan akumulasi tanpa henti dari tarif-tarif baru yang dinilainya tidak dapat diterima.
âEropa kini memiliki instrumen yang sangat kuat, dan kita harus menggunakannya ketika kita tidak dihormati dan ketika aturan main tidak dihormati. Mekanisme anti-koersi adalah instrumen yang kuat dan kita tidak boleh ragu untuk menggunakannya dalam lingkungan yang keras saat ini,â kata Macron.
Pernyataan Macron muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada 17 Januari bahwa ia akan memberlakukan tarif tambahan sebesar 10 persen terhadap Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia mulai 1 Februari.
Tarif tersebut bahkan akan dinaikkan menjadi 25 persen pada Juni mendatang, kecuali AS berhasil memperoleh Greenland.
Sebelumnya pada Selasa, Trump juga mengancam akan mengenakan tarif 200 persen terhadap anggur dan sampanye Prancis, jika Prancis tidak menerima undangannya untuk bergabung dalam inisiatif pimpinan AS terkait Gaza.
Trump menyatakan langkah tersebut akan memaksa Prancis untuk menyetujui usulannya.
Pekan lalu, Trump mengumumkan pembentukan âDewan Perdamaianâ untuk Gaza.
Dewan bsntukan Trump itu mencakup Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, utusan khusus Trump Steve Witkoff, menantu Trump Jared Kushner, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, Presiden Bank Dunia Ajay Banga, serta Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS Robert Gabriel.
- Uni Eropa
- Forum Davos
- Macron
- Tarif Baru AS
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Monsta X Siap Guncang Jakarta lewat Tur Dunia 2026
-
Ikan Nila Jadi Primadona di Kabupaten Gunung Mas, Penjualan Benih Tembus 1.830 Ekor di Awal 2026
-
Dominasi Mercedes Ancam Rekor Verstappen di Suzuka
-
Universitas Hasanuddin Terima 3.489 Calon Mahasiswa Baru Lewat SNBP 2026
-
Gunung Dukono Erupsi Lagi, Semburkan Abu Vulkanik hingga 1.200 Meter
-
Ini Harga dan Cara Beli Tiket Avenged Sevenfold, Termurah Berapa?
-
Film Animasi “KPop Demon Hunters” Raih Dua Penghargaan di Oscar 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.