Bukan Lagi Zona Merah, Angka Stunting Sigi Turun Signifikan

Rabu, 21 Jan 2026, 17:35 WIB

SIGI - Angka stunting di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), turun signifikan menjadi 11,55 persen pada 2025, melampaui target nasional sebesar 14 persen.

"Kabupaten Sigi ada penurunan kasus stunting, itu sebabnya stunting di Sigi posisi dari peringkat ke-12 menjadi 9 di Sulawesi Tengah," kata Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi saat ditemui awak media di Bora, Sigi, Rabu.

Ket. Foto: Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi saat menjelaskan terkait stunting di Sigi turun menjadi 11,55 persen tahun 2025, Rabu (21/1). — Sumber: ANTARA/Moh Salam

Ia mengemukakan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam upaya penurunan stunting di daerah tersebut hingga zero kasus.

"Harapannya perlu adanya update data akurat terkait stunting dan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dengan Tim Penggerak PKK, Camat, Desa, TNI, dan Polri dalam menuntaskan kasus stunting," ucapnya.

Ia menuturkan dengan adanya penurunan kasus stunting ini menjadikan Kabupaten Sigi tidak lagi dekat dengan juru kunci stunting tertinggi di Sulawesi Tengah.

Menurut dia, masyarakat khususnya ibu hamil harus rutin ke posyandu untuk memeriksakan kesehatan dan anaknya.

"Ke depan masyarakat ini bisa aktif ke posyandu bagi ibu hamil dan penderita stunting sebagai bentuk pencegahan kasus stunting di Sigi," sebutnya.

Samuel menyebutkan Kabupaten Sigi selama  2021 hingga 2023 kasus stunting terus menunjukkan penurunan

"Jadi untuk  2024 terjadi kasus kenaikan 6,6 persen dari 26,4 persen menjadi 33 persen," kata dia.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi mencatat bahwa pada  2025 kasus stunting di Sigi turun sebesar 21,45 persen dari 33 persen menjadi 11,55 persen.

  • sulawesi tengah
  • penanganan stunting
  • kabupaten sigi
  • angka stunting

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.