Bukan Hujan, Ini Biang Kerok Banjir Tahunan Bekasi Menurut Plt Bupati

Rabu, 21 Jan 2026, 16:54 WIB

KABUPATEN BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, mulai menata ulang tata ruang sebagai langkah serius memutus siklus banjir tahunan, termasuk menertibkan bangunan liar yang menyempitkan aliran sungai khususnya pada area sekitar bantaran sungai.

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyatakan penanganan banjir tahunan diperlukan upaya nyata yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur melainkan juga penataan ruang dengan mengembalikan fungsi lahan sesuai peruntukan maupun ketentuan perundang-undangan.

Ket. Foto: Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja (kanan) saat memimpin rapat evaluasi penanganan banjir di aula BPBD Kabupaten Bekasi pada Selasa (20/1). — Sumber: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

"Ini menyangkut upaya menata lingkungan, mengembalikan fungsi lahan. Banyaknya bangunan liar, aset yang menjorok ke sungai hingga penyempitan saluran air turut menjadi faktor penyebab banjir," katanya di Cikarang, Rabu.

Dia mencontohkan, saat meninjau RSUD Kabupaten Bekasi, ditemukan bangunan liar yang menghambat aliran air. Bangunan tersebut dibongkar, namun pemerintah tetap memberikan solusi dengan memfasilitasi pedagang agar tetap bisa berusaha di area yang tidak mengganggu fungsi drainase.

Penertiban serupa juga dilakukan pada jembatan sempit, bangunan liar serta aset yang berdiri terlalu dekat dengan sungai. Selain itu, penanganan sampah juga menjadi bagian penting karena penumpukan sampah turut memperparah banjir.

"Kita tidak bisa hanya menyalahkan hujan atau sampah. Bangunan liar dan tata ruang yang tidak sesuai juga menjadi penyebab utama banjir," ujarnya.

Dirinya mengaku telah menjalin koordinasi secara intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya terkait penanganan sungai, tanggul dan kebijakan tata ruang sebagai upaya penanganan banjir tahunan.

Asep turut menyatakan dukungan terhadap kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait pengendalian alih fungsi lahan dan moratorium perizinan perumahan di wilayah rawan banjir.

"Saya sependapat dengan Pak Gubernur. Banyak kawasan yang tadinya daerah resapan air, sekarang berubah menjadi perumahan. Airnya lari ke mana? Ini yang harus kita evaluasi bersama," katanya.

Pemerintah daerah ke depan fokus pada pengendalian tata ruang, penertiban bangunan liar serta inovasi teknis seperti sodetan dan normalisasi sungai dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

"Ini memang dampak perencanaan di masa lalu. Sekarang tugas kita adalah mencari solusi agar banjir bisa dikurangi dan tidak terus menjadi masalah tahunan bagi masyarakat," kata dia.

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Kemhan Sampaikan Duka Cita, Dua Peserta Program SPPI Meninggal Dunia Saat Latsarmil

Dukung Arahan Danantara, BTN Buka Peluang Buyback Saham Lewat Revisi RBB

228.016 Calon Siswa Lolos SPMB SMA dan SMK Negeri Jateng Tahun Ajaran 2026/2027.

Generasi Muda Disebut Paling Rentan Mengalami Gangguan Mental di Lingkungan Kerja.

Dinkes Maluku Edukasi Pentingnya Menjaga Kesehatan Sejak Dini Lewat Open Clinic Day.

118 Ijazah Siswa dari 11 Madrasah Ditebus, Pemkot Jakbar Gandeng Kemenag dan Baznas Bazis.

Bukan Sekadar Besaran Gaji, Pekerja Indonesia Cari Rasa Dihargai di Tempat Kerja

Virtus Technology Indonesia Resmi Jadi Master Distributor DJI Enterprise di Indonesia

Produk Bernilai Tambah Tinggi Asal Cilegon Tembus Kanada, Kemendag: Bukti Industri RI Makin Kuat

Trafik Uplink Melampaui Downlink, Pola Penggunaan Jaringan Digital Mulai Berubah

Info Loker! Job Fair Pemkab Magelang 2026 Tersedia 3.717 Lowongan

Shin Ye Eun Ajak Masyarakat Indonesia Rasakan Kehangatan Hunian Pintar Berbasis K-Wellness

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Babak Gugur Piala Dunia 2026 Mulai Terbentuk, Enam Negara Amankan Tiket 32 Besar, Empat Tersingkir

Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Ini Deretan Pemain yang Memperebutkan dari Messi, Mbappe, hingga Haaland, Siapa yang Layak?

Tiga Pejabat Tinggi Pratama Setjen MPR RI Dilantik, Siti Fauziah Tekankan Penguatan Kolaborasi dan Peningkatan Kinerja Lembaga

Peternak Sapi Perah Indonesia Raih Kenaikan Produksi Susu Berkat Transfer Teknologi AS

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.